Akhir Februari 2018

Hari ini seperti yang sudah kita ketahui adalah akhir bulan Februari 2018. Banyak hal terjadi dalam kurun waktu satu bulan ini, aktivitas maupun perkembangan diri seorang stwn. Dua mahasiswa telah lulus, sehingga praktis kini saya tidak ada bimbingan untuk tugas akhir. Saatnya menulis artikel di jurnal atau konferensi.

Eits, jangan lupa akhir minggu ini ada ujian IELTS. Siapkan dirimu dengan baik wahai stwn. Sudah 5 minggu engkau ditempa dengan kursus intensif tiap akhir pekan, teruslah berjuang untuk memperbaiki kekuranganmu. Listening, Writing Task 1, dan Speaking adalah hal-hal yang menjadi prioritasmu. Baik pak, saya akan terus berjuang.

Semester genap telah dimulai pada Senin minggu ini, aktivitas mengajar sudah dan akan dilakukan sampai sekitar Juni insyaallah. Mahasiswa yang telah melaksanakan kerja praktik berdatangan untuk bimbingan akademik setelah minggu lalu mereka berhalangan. Demikianlah cerita singkat bulan Februari. Sebagai penutup ada pelajaran yang saya dapat minggu ini, “kunci dalam hidup ada dua yakni sabar dan salat”. Seperti yang tercantum dalam kalimat indah dari sebuah kitab.

Iklan

Mencari Tempat Kursus Singkat

Seperti yang sudah sempat disinggung di tulisan-tulisan lampau, saya qadarullah harus mengambil ujian IELTS saya yang kedua. Saya berencana mengambilnya dalam waktu dekat di Jogja, walaupun sampai saat ini belum benar-benar mendaftar. Oleh sebab itu, saya mulai mengumpulkan materi-materi kursus dua tahun lalu untuk dipelajari kembali sembari berpikir apa mungkin lebih baik ambil kursus singkat ya?

Pemikiran dilanjutkan dengan aksi meramban di dunia maya dan situs-situs tempat kursus yang potensial. Beberapa di antaranya Cilacs UII, REAL/IONS, LB USD, dan Sire Gadjah Mada. Semuanya berada di Jogja dan hal ini menjadi tantangan untuk saya juga. Saya sempat mencari informasi dan survei beberapa tempat kursus di area Purwokerto tapi kok tak pede ya :D [1]

Pertimbangan saya adalah materi, waktu kursus, jadwal, profil penyelenggara/tutor dan harga. Materi lebih ke penyegaran kembali dan fokus/kustom [2], waktunya perlu segera, jadwalnya akhir pekan karena saya mesti siaga dan aktif di hari kerja [3], profil penyelenggara/tutor bagus [4], dan harganya masuk di akal saya.

Lanjutkan membaca “Mencari Tempat Kursus Singkat”

Kenalan dan Sambal “Bu Rudy”

Pada bulan Desember tahun lalu saat saya berlatih presentasi di Surabaya, saya duduk dengan beberapa orang memutari sebuah meja bundar. Sesinya adalah makan malam. Tiga dari tujuh teman satu meja saya adalah orang luar Indonesia. Terus terang saya cenderung diam, ini juga saya lakukan pada dua acara yang lalu di kampus. Haha. Walau begitu selalu ada pelajaran yang dapat saya ambil dalam hal berkenalan dan berkomunikasi khususnya dengan orang asing.

Salah satu topik yang bisa dimunculkan dalam pembicaraan adalah dengan bertanya tentang organisasi atau perusahaan tempat orang yang ditanya. Dari sini akan muncul bidang yang digarap, asal muasal nama organisasi, sampai cerita internal perusahaan misal CEO yang unik. Topik yang lain bisa saja dimulai dengan tempat atau makanan yang khas, kemudian munculkan nama, dibarengi dengan deskripsi dan gambar yang dapat diperlihatkan. Contoh saja.

Teman sebelah kiri saya bukan orang asing, Ia tinggal di Surabaya. Saya sempat malu karena salah menebak siapa orang tersebut. Sok tahu. Dari sana muncul cerita tentang studinya, pekerjaan sebelumnya di Jakarta, kepindahannya ke Surabaya, selisih gaji, proyek sampingan, dan lain-lain. Oleh-oleh menjadi salah satu pertanyaan saya dan Sambal “Bu Rudy” merupakan satu dari jawabannya.

Lanjutkan membaca “Kenalan dan Sambal “Bu Rudy””