Pertengahan Maret 2018

Bulan Maret 2018 telah berjalan separuh lebih. Saya telah mendapatkan hasil ujian IELTS di akhir minggu kemarin dan alhamdulillah nilainya cukup baik [1], mengingat persiapan yang dilakukan sebenarnya kurang maksimal. Nilai Listening dan Speaking turun dari hasil ujian dua tahun yang lalu, namun nilai Reading naik. Di sisi lain, nilai Writing tetap. Saya bersyukur diberikan nilai yang pas [2].

Pertemuan mengajar di kelas sudah empat kali, tinggal tiga lagi. Waktu memang begitu cepat berlalu. Saatnya menelaah apa yang sudah dibahas baik materi, rencana tugas, dan kaitannya dengan target mata kuliah dalam satu semester. Tidak lupa berkomunikasi dengan teman satu tim mengajar.

Beberapa daftar pekerjaan yang berkaitan dengan sekolah sudah mulai disiapkan lagi. Satu poin di dalamnya sudah bisa dihilangkan yaitu IELTS. Cukup lega karena bisa fokus ke yang lain misal mendaftar beasiswa, menyiapkan berkas, mulai persiapan menulis makalah, meninjau lagi proposal, dan berkomunikasi dengan beberapa pihak. O iya, alhamdulillah pengajuan berkas akademik saya diterima dan kini saya sedang menunggu surat keputusannya.

[1] Dapat dipakai untuk mendaftar universitas dan beasiswa.
[2] Geser sedikit saja, lewat. Alhamdulillah.

Iklan

Akhir Februari 2018

Hari ini seperti yang sudah kita ketahui adalah akhir bulan Februari 2018. Banyak hal terjadi dalam kurun waktu satu bulan ini, aktivitas maupun perkembangan diri seorang stwn. Dua mahasiswa telah lulus, sehingga praktis kini saya tidak ada bimbingan untuk tugas akhir. Saatnya menulis artikel di jurnal atau konferensi.

Eits, jangan lupa akhir minggu ini ada ujian IELTS. Siapkan dirimu dengan baik wahai stwn. Sudah 5 minggu engkau ditempa dengan kursus intensif tiap akhir pekan, teruslah berjuang untuk memperbaiki kekuranganmu. Listening, Writing Task 1, dan Speaking adalah hal-hal yang menjadi prioritasmu. Baik pak, saya akan terus berjuang.

Semester genap telah dimulai pada Senin minggu ini, aktivitas mengajar sudah dan akan dilakukan sampai sekitar Juni insyaallah. Mahasiswa yang telah melaksanakan kerja praktik berdatangan untuk bimbingan akademik setelah minggu lalu mereka berhalangan. Demikianlah cerita singkat bulan Februari. Sebagai penutup ada pelajaran yang saya dapat minggu ini, “kunci dalam hidup ada dua yakni sabar dan salat”. Seperti yang tercantum dalam kalimat indah dari sebuah kitab.

Demam dan Progres Kursus

Sepuluh hari yang lalu badan saya demam, flu, dan tak fit. Langsung terpikir badan kurang istirahat. Memang aktivitas dari awal bulan sampai dengan pertengahan cukup padat khususnya terkait dengan mobilitas dari satu tempat ke tempat lain tanpa istirahat cukup dan makan teratur. Istirahat di atas tempat tidur segera dilakukan dalam waktu lama. Badan agak pegal, menyentuh air tidak enak.

Setelah kurang lebih 5 hari, badan agak pulih. Terima kasih kepada istri yang telah mendampingi dan mengingatkan. Saya putuskan untuk ke dokter supaya jelas dan tuntas. Ternyata yang membuat demam adalah radang tenggorokan. Diteruskan dengan asupan makanan teratur, istirahat, dan rutin minum air hangat akhirnya badan kembali pulih. Alhamdulillah.

Minggu kemarin yang tadinya harus ke Jogja untuk memulai kursus singkat IELTS tertunda. Baru akhir minggu ini bisa terlaksana. Lumayan enak sesi belajarnya. Penyegaran kembali untuk kemampuan Listening, Reading, dan Writing Task 1. Minggu depan lumayan padat juga. Selain lanjut kursus di akhir pekan ada pula simulasi IELTS, juga ada aktivitas menilai mata kuliah untuk semester gasal.