Idulfitri 1436 Hijriah

Idulfitri 1436 Hijriah dilewati dengan gembira. Alhamdulillah. Tahun ini saya melewatkannya di tempat kelahiran istri. Kurang lebih dua hari sebelum Idulfitri, kami sudah sampai. Aktivitas setelah itu dilakukan seperti biasa, hanyasanya saya lebih banyak dan berusaha untuk berinteraksi dengan keluarga dan tetangga, serta mengenal lingkungan sekitar.

Pagi dilewati dengan duduk di depan rumah, kemudian pergi ke sawah untuk melihat hijaunya padi yang belum menguning juga burung-burung putih di sana. Saya melakukannya dengan istri dan anak. Sekali waktu kami agak sore pergi mengantar titipan orang rumah ke beberapa saudara. Satu di antaranya tidak ada di rumah, sehingga kami pergi menuju masjid di sebuah perusahaan BUMN untuk menemui beliau.

Pembicaraan ringan seperti biasa, namun muncul pertanyaan tentang rencana saya untuk sekolah. Ternyata berita telah tersebar minimal di keluarga dekat. Saya agak malu karena merasa belum pasti berangkat. Alasan orang tua disebutkan untuk mendapatkan dukungan doa dari semua. Sempat ada pertanyaan, “Kenapa tidak di sini saja?”. Saya dikira pergi untuk bekerja, dan saya coba jelaskan bahwa saya insyaallah pergi sekolah, dan bidang serta pembimbingnya ada di universitas di kota itu.

Hari pertama Idulfitri dilalui dengan melaksanakan salat di lokasi terdekat. Setelah itu ada tradisi berkeliling kampung untuk bertandang. Saya mengikutinya minimal untuk lingkungan gang dan keluarga yang berada di dekat rumah. Asyik saja, bertemu dengan orang-orang. Saya belajar kembali arti bersosialisasi dan berinteraksi dengan orang. Kalau tak terbiasa atau sudah jarang melakukannya memang kaku, tapi ya namanya belajar dan mengingat kembali butuh waktu serta latihan.

Pada hari kedua Idulfitri keluarga saya datang menjemput karena mereka sudah merencanakannya sembari bersilaturahmi. Setelah beramah tamah dan makan siang, kami berpamitan untuk ikut rombongan. Ceritanya gantian, kalau dihitung ya total 5 harian di masing-masing orang tua.

Dalam momen Idulfitri atau lebaran ini pun kepala saya masih teringat laptop haha. Di sela-sela waktu luang saya sempatkan mencari-cari laptop melalui aplikasi di ponsel. Saya masih juga memikirkan dua aktivitas yang belum terlaksana. Tak dinyana dua hari setelah Idulfitri, saya mendapat email dari calon pembimbing yang menanyakan sudah lama tidak ada kabar dan menanyakan progres aplikasi beasiswa. Malam itu saya menjawab langsung memakai ponsel dan menjelaskan status serta kondisi saya. Agak canggung memang membalas email dengan ponsel, apalagi isinya cukup panjang, tapi mau bagaimana lagi. Alhamdulillah selesai aktivitas pertama, karena dituntut situasi :D

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s