Mencari Sekolah

Sudah kurang lebih 4 tahun ini saya punya keinginan dan berusaha untuk mencari sekolah, alias melanjutkan kuliah. Hanyasanya doa dan usaha belum mendapatkan hasil seperti yang saya inginkan, karena memang keinginan manusia bisa jadi berbeda dengan keinginan yang maha kuasa. Banyak pelajaran dan pengalaman yang saya dapat selama melakukan usaha, tapi memang kadang saya lupa untuk berdoa [1].

Saya menyadari juga diri ini belum patut untuk menyandang gelar kandidat doktor, tapi dengan doa dan usaha selama ini semoga saya bisa mematutkan diri. Mungkin muncul dari benak para pembaca (sok ada pembacanya) kenapa ingin sekolah lagi? Bukankah tingkat pendidikan sekarang sudah memenuhi syarat minimal menjadi pengajar/peneliti di kampus? Jawabannya adalah yang pertama karena ingin belajar lagi untuk menggali ilmu dan menimba pengalaman sehingga semoga bisa memberikan manfaat pada diri sendiri dan orang lain. Aamiin.

Yang kedua, ingin keluar dari zona nyaman, karena orang keren tetap menjadi keren ketika berada di ketidakkerenan lingkungan. Sok keren! :D Kondisi sekarang yang masih belum stabil alias “berantakan” menjadikan saya perlu untuk mempertahankannya. Hal ini sejalan dengan nasihat seorang teman kampus ketika berkunjung menengok bayi rilis pertama dari saya dan istri beberapa bulan yang lalu. Beliau mendorong saya untuk segera berangkat sekolah, tidak perlu “beli-beli” dulu, biar sekalian “berantakannya”.

Yang ketiga, karena di jurusan saya yang berangkat sekolah dalam 4 tahun ini hanya satu orang saja, insya Allah beliau pulang tahun depan. Semua orang di jurusan paham bahwa salah satu cara meningkatkan tri darma perguruan tinggi adalah dengan memiliki para pengajar/peneliti yang bergelar doktor. Walaupun gelar doktor hanyalah gelar, tapi hal ini menunjukkan representasi bahwa orang yang memiliki gelar ini sudah terlatih untuk menjadi peneliti mandiri dan telah berkontribusi di bidang ilmunya [2].

Saya berharap dapat segera berangkat dalam satu tahun ini, karena ada 3 hal yang kiranya cukup penting.

  • Kesempatan dan semangat saya masih cukup tinggi. Saya perlu berencana ke depan. Umur, dukungan jurusan/program studi, kesibukan di kampus adalah beberapa hal yang menjadi pertimbangan. Yang lainnya adalah masalah keluarga. Saya kini perlu mempertimbangkan pendidikan anak, misal saat umurnya sudah besar dan memasuki sekolah, bagaimana sekolahnya, apalagi jika sudah masuk ke sekolah dasar. Selain itu pertimbangan orang tua yang sudah berumur [3].
  • Sertifikat IELTS saya akan kedaluwarsa pada bulan Februari 2018. Untuk ujian lagi butuh usaha dan dana yang cukup lumayan.
  • Paspor saya akan berakhir pada tahun 2018. Walaupun mungkin nanti bisa diperbarui dan juga mendapat paspor jenis lain, tapi ya ini bisa jadi alasan juga. :D

Target saya memang ingin bersekolah di luar negeri, salah satunya adalah karena saya harus ingin memperluas realitas saya di dunia ini. Walaupun demikian, Allahlah yang menakdirkan di tempat mana saya akan bersekolah. Bahkan, saya sendiri tak tahu benar saya dalam detik-detik ke depan. Manusia hanya berkehendak, namun kehendak manusia tidak mungkin melampaui kehendak yang maha kuasa. Allah selalu memberikan yang terbaik.

[1] Padahal doa disebutkan adalah senjatanya orang muslim.
[2] Kalau memang gelar doktornya bukan abal-abal.
[3] Perlu ada pertimbangan lokasi.

Iklan

4 thoughts on “Mencari Sekolah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s