Punya Kasur Baru

Saya punya kasur baru, dibeli satu bulan yang lalu. Jenisnya bonded, busa campuran begitu. Kata penjualnya, lebih bagus daripada kasur busa biasa. Memang sih tampilan kulit luarnya seperti kasur pegas alias springbed. Kenapa saya membeli kasur baru? Karena kasur busa saya sudah lama sekali umurnya dan dinyatakan tidak layak pakai dan berisiko mengganggu kesehatan, minimal oleh Ibu dan tante.

Kasur lama saya dibawa oleh mobil tukang sampah yang rutin datang pagi setiap beberapa hari sekali. Mereka bingung karena ada orang yang mau membuang sampah kasur beserta bantal dan gulingnya sepaket. Alhamdulillah mereka mau membawanya. Misi pertama selesai setelah kurang lebih 3 minggu tertunda, karena saya belum menggulung kasur supaya mudah dibawa dan dua kali ketinggalan mobil sampah.

Kasur baru pas sekali dengan ranjang lama saya yang mungkin umurnya 18 tahun atau lebih. Warna kasurnya biru tua bercorak dan busanya bergaransi 5 tahun. Saya membelinya setelah survei ke 4 toko, dan dikirim keesokan harinya. Pengirimannya tepat dengan jeda kelas, sehingga saya bisa pulang dulu dan menunggu kasur diantar ke rumah, kemudian saya baru berangkat untuk mengajar kembali. Komentar istri tetangga pada suaminya, “Yah, kok kasurnya (pak Iwan) kecil ya?”.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s