Mencoba OmniROM

Logo OmniROMMinggu lalu saya sempat memasang satu aplikasi dari F-Droid, sebenarnya bukan aplikasi sih hanya tema saja. Ternyata efeknya, mungkin karena tidak cocok, ketika ponsel dijalankan ulang dan masuk ke layar rumah alias home screen, systemui-nya crash. Saya berusaha beberapa kali mem-flash ulang[1] melalui TWRP, tidak berhasil. Saya coba akali dengan adb, sistem tidak terhubung. Saya coba pakai fastboot, ya tidak bisa. Pilihan jatuh ke Factory Reset melalui TWRP. Yes!

Alhamdulillah, kesempatan emas. Saat yang tepat untuk mengganti CyanogenMod dengan OmniROM. Saya sudah cukup lama mendambakan untuk mencobanya. Langsung saya unduh citra terbaru OmniROM. Memang sih belum ada versi yang dinyatakan “stabil”, dan hanya tersedia NIGHTLY dengan basis Android 4.4.4. Proses unduh selesai, periksa ceksum hash, OK, dan salin citra OmniROM ke penyimpan internal ponsel.

Setelah itu proses flash biasa. Matikan ponsel, kemudian nyalakan dengan menekan bersama 3 tombol yaitu volume “+” dan “-“, serta daya/power. Keluar gambar maskot Android terlentang dengan perut terbuka. Pilih Recovery mode dengan tombol volume dan daya. Masuk ke TWRP, dan pasang citra OmniROM. Bersihkan cache jika diperlukan. Selesai, ponsel saya kini memakai OmniROM. Hore!

[1] Saya memakai CyanogenMod 11 20141115 SNAPSHOT M12.

Iklan

One thought on “Mencoba OmniROM

  1. Ping balik: Galaxy Nexus dan CyanogenMod | stwn.ngeblog.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s