Tentang Diska X200

Sebelum memutuskan untuk mengganti diska bawaan 160GB punya X200, saya menguji diska penggantinya (500GB) terlebih dahulu, apakah mendukung “parkir diska” memakai Active Protection System (APS)? Yang pertama saya lakukan adalah menyalin citra partisi sistem Debian dari 160GB ke 500GB dengan dd, hasilnya tak bisa booting. Alih-alih mencari tahu masalahnya, mending langsung saja pasang Debian jessie dari awal ke 500GB, kebetulan mau ujicoba juga citra ISO mingguan.

Setelah menambahkan modul kernel tp_smapi dan daemon perlindungan diska hdapsd, saya menjalankan perintah `find /` dan menggoyang-goyang laptop. Keluaran perintah berhenti ketika ada getaran/goncangan, dideteksi melalui akselerometer. Saya coba ulang, mendapatkan hasil yang sama, sekaligus saya putuskan pula untuk memasang indikator hdaps. Langkah selanjutnya saya menyalin seluruh data dari diska 160GB ke 500GB, sebelumnya saya atur dulu skema partisi dan seperti biasa saya melakukan enkripsi diska dengan LUKS[1].

Yang tidak terduga adalah dengan diska 500GB, booting dan operasi relatif lebih cepat sedikit[2], mungkin karena ukuran cache 16 MB. Walaupun tidak tertulis di label, kemungkinan diska sebelumnya, yang 160GB, berukuran separuhnya. Iseng saya lihat review di Internet, salah satunya di Amazon, diska 500GB tersebut termasuk baik.

[1] Melalui dm-crypt/cryptsetup.
[2] Lebih senyap pula.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s