ZTE N986 dan MIUI

Andromax V aka ZTE N986Selain Galaxy Nexus, ada ponsel lain yang berada di tangan saya setahun yang lalu. Ponsel tersebut adalah Andromax V versi lama[1] alias ZTE N986. Saya memakai ponsel ini sebagai perangkat riset/eksperimen dan main-main seperti mengujicoba panggilan VoIP dan melakukan penelusuran untuk pemetaan di OSM.

Bagi saya, keunggulan N986 adalah di layar yang lebih lebar sebesar 5 inci, kamera yang lumayan, baterai yang cukup besar yakni 2300 mAh, perangkat GPS-nya yang cepat nyantol dan ada dukungan GLONASS. Jadi, penggunaannya bisa lebih lama, dan enak ketika dipakai jalan-jalan sekaligus untuk melakukan penelusuran/tracking. Saya menambahkan pelindung layar dan pembungkus/soft case, sehingga membuatnya semakin cakep dan tangguh. Ponsel ini punya fitur Dual SIM dan dipaketkan dengan nomor Smartfren.

Waktu berlalu dan tak sengaja ponsel ini saya gunakan untuk mencoba WhatsApp. Setelah itu nomornya oleh teman dimasukkan ke grup jurusan di kampus. Praktis ponsel ini menjadi perangkat komunikasi, dan ternyata asyik juga[2]. Jadi, saya punya ponsel untuk keperluan pribadi, Galaxy Nexus, dan riset/eksperimen/komunitas, N986. Kalau repot dan membuat saya hilang fokus, saya matikan dan tinggal N986 itu di kamar.

Andromax V aka ZTE N986Pada suatu saat, saya ingin mengganti Android bawaan Andromax V, seperti yang saya lakukan pada Galaxy Nexus. Bukan apa-apa ya, saya merasa tidak aman dan tidak yakin dengan apa yang dibawa oleh perangkat ini. Sebagai seorang opreker pemula, saya tertarik untuk menimpa firmware/ROM bawaannya, supaya bersih dan suci[3]. #oposih

Saya coba cari ROM kustom untuk perangkat ini, khususnya CyanogenMod, seperti yang saya pakai di Nexus[4]. Hasilnya tidak ada, minimal belum ada yang membuat hati ini mantap untuk mengunduh dan memasangnya. Pembaca tahu kan kalau ponsel ini keluaran Cina dan menggunakan prosesor MediaTek, jadi ya perlu pintar-pintar memilih dan meluangkan waktu untuk mendapatkan ROM yang cocok. Mirip seperti saat saya mencari ROM untuk Ainol NOVO7 Elf II. Saat itu, saya sempat menemukan forum Andromax V di Kaskus. Ramai dan informasinya cukup lengkap. Itupun tak membuat saya mencoba satu per satu ROM kustom yang terdaftar di sana.

MIUIAkhirnya minggu lalu saya tertarik untuk memasang ROM kustom MIUI[5]. ROM ini memiliki antarmuka yang bagus[6], populer di Indonesia, ada produk ponselnya dan digandrungi oleh sebagian anak muda/tua. Setelah saya lihat di situs resminya ada ROM yang sudah di-porting ke N986 dan versinya relatif baru. Dengan keberanian, saya mengunduh ROM untuk Galaxy Nexus terlebih dulu dan mencoba memasangnya di sana. Berhasil, tapi MIUI tak dapat membuka enkripsi partisi di Nexus. Saya kembalikan lagi ROM Nexus ke CyanogenMod 11 SNAPSHOT M12.

Daripada nganggur menimbang terlalu lama, langsung saja saya coba pasang MIUI ke N986. Langkah-langkah yang telah saya lakukan dapat dituliskan sebagai berikut[7].

  1. Melakukan rooting dengan motochopper. Saya menggunakan android-tools-adb dari Debian jessie, karena bawaan motochopper tak jalan.
  2. Setelah proses rooting berhasil, pasang Mobileuncle MTK Tools.
  3. Mengunduh recovery image TWRP 2.8.0.0 untuk ZTE N986 dan pasang melalui Mobileuncle MTK Tools.
  4. Mengunduh image ROM MIUI 4.8.29 (V5) untuk ZTE N986 dari situs resmi MIUI dan ekstrak paket zip-nya.
  5. Mengunduh Alattempurmiui.zip dari Jaranguda, ekstrak, salin/timpa apns-conf.xml dan spn-conf.xml ke system/etc/ di direktori hasil ekstrak ROM, serta salin/timpa boot.rom, cp.rom, dan fsm_df.img ke system/etc/flashless/.
  6. Sunting berkas updater-script di direktori hasil ekstrak ROM yaitu di META-INF/com/google/android/updater-script dan hapus bagian: assert(getprop("ro.product.device") == "P188F02" || getprop("ro.build.product") == "P188F02"); mount("ext4", "EMMC", "/dev/block/mmcblk0p7", "/data"); Simpan perubahan.
  7. Paketkan ulang ROM ke dalam format zip kembali dan salin hasilnya ke media penyimpan (eksternal) ponsel.
  8. Matikan ponsel, dan nyalakan dengan menekan kombinasi tombol volume + dan -, serta tombol daya agar sistem masuk ke TWRP.
  9. Dari TWRP pasang ROM MIUI melalui menu Install. Alangkah baiknya jika sistem dikembalikan ke Factory Reset terlebih dulu melalui menu Wipe.
  10. Setelah proses pemasangan selesai, nyalakan ulang ponsel. MIUI siap melayani Anda, tanpa Google apps tentunya. Yes.

MIUI V5: Launcher MIUI V5: App Installation MIUI V5: Settings MIUI V5: About

Setelah melihat keindahan MIUI, saya jadi tertarik untuk memasang kartu SIM GSM dari 6120C ke N986 di slot yang kosong. Ternyata muncul dialog untuk memasukkan sandi/PIN saat akan mengaktifkan kartu SIM tersebut, dan alhamdulillah sudah terdapat solusinya.

Beberapa catatan yang kiranya perlu diperhatikan.

  • Saya memasang F-Droid untuk mengunduh koleksi aplikasi yang saya butuhkan seperti OSMTracker, OsmAnd~, FasterGPS, CsipSimple, DuckDuckGo, Document Viewer, Android Keyboard (AOSP)[8], dst.
  • Saya memasang aplikasi proprietary: WhatsApp dan MySmartfren untuk kebutuhan khusus yang diambil melalui aplikasi destop Raccoon. Ironi dengan poin sebelumnya.
  • Hati-hati, Mi Cloud mengirimkan SMS jika Anda menekan tombol OK di dialog saat masuk ke aplikasi perpesanan, atau ketika ponsel terhubung ke Internet.
  • Sebisa mungkin periksa semua konfigurasi MIUI khususnya yang berkaitan dengan keamanan dan privasi. Cek fitur dan aplikasi yang berjalan/berfungsi sendiri tanpa sepengetahuan kita. Jika mungkin, nonaktifkan atau hapus aplikasi-aplikasi tersebut.
  • Pantau aktivitas fitur/aplikasi proprietary yang ada di ponsel.
  • Untuk konfigurasi koneksi data, sila disesuaikan dengan operator yakni Smartfren atau yang lain.

Demikian kisah pengalaman saya bersama ZTE N986 dan MIUI versi 5. Dapat dikatakan saya puas, hanya saja perlu ditimbang antara maslahat dan mafsadatnya, terkhusus pada aplikasi dan layanan proprietary/non-free yang relatif kurang dapat dipercaya serta mengikat dalam jangka panjang.

[1] Versi baru, ZTE N986D, beda ukuran penyimpan internal dan kamera depan.
[2] Dalam jangka pendek, karena aplikasi dan layanannya proprietary.
[3] Ponsel telah dipaket dengan aplikasi/layanan Google, Smartfren, dst.
[4] Saya akan coba ceritakan di tulisan mendatang, insya Allah.
[5] Secara umum MIUI sendiri bersifat proprietary dan Xiaomi Tech agak nakal juga.
[6] Dikatakan orang mirip seperti iOS/TouchWiz.
[7] Sebagian diadaptasi dari panduan pemasangan MIUI 3.10.25.
[8] Saya kurang suka dengan papan tik virtual bawaan MIUI.

Iklan

2 thoughts on “ZTE N986 dan MIUI

    1. stwn Penulis Tulisan

      berkontribusi dengan cara dan gayamu sendiri. kontribusi sejati dimulai dari kontribusi kepada dirimu sendiri. perbaiki dunia ini dengan mulai memperbaiki dirimu sendiri.

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s