Menyukai Anak-Anak

Semakin tua dewasa, ternyata membuat saya semakin banyak membuka mata. Semakin ingin mengenal manusia dan dunia, salah satunya adalah anak-anak. Secara umum saya menyukai mereka, secara normal tentu. Biasa kan, anak-anak selalu lucu apalagi di umur 2-5 tahun, tapi setelah umur tersebut kelucuannya beda. Haha.

Saya sempat protes pada beberapa orang, keponakan saya yang kini sudah SD tidak selucu dahulu. Ya, iya lah, kayak kamu juga tidak selucu dahulu! Baik, terima kasih atas masukannya. Lanjut. Kemudian, semakin bertambah umur rentang kesukaan terhadap mereka menjadi lebih luas. Saya menyukai kembali keponakan saya yang sudah besar itu, senang kala diminta mencarikan sekolah, berbicara dengan mereka, bermain dengan mereka, dst.

Saya pun menyukai keponakan saya yang masih bayi. Umurnya 1-2 bulan. Saya suka menggendongnya, mengajak ngobrol atau bercanda walaupun Ia tidak paham, memperhatikannya kala tidur, dst. Ada perubahan pada diri saya, dan saya kira hal ini termasuk hikmah dari banyak kejadian. Saya sepertinya mulai menyukai anak-anak dari rentang yang sebelumnya saya tak suka.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s