Membaca di Kereta

Akhir-akhir ini saya lebih sering naik kereta, daripada naik bus. Lebih cepat, lebih nyaman. Beberapa kali melakukan perjalanan dengan moda ini, saya hanya melihat pemandangan hijau di kanan dan kiri, memainkan pemutar suara, atau terkadang sedikit melamun, tapi jangan sering-sering! Saya pikir saya harus sedikit menambahkan aktivitas yang keren selama saya di atas kereta.

Dan aktivitas tersebut adalah membaca, saya sudah mencoba melakukannya kemarin. Lumayan juga, perlu terus dibiasakan, karena sampai turun dari kereta pun saya masih membaca, apalagi saat menunggu bus trans, antrian, sesi nonton film selanjutnya, dll. Semoga tetap istiqomah.

O iya, memang saat membaca di kereta masih ada sedikit goyangan yang kata orang membuat mata capek, tapi ternyata tak belum ada masalah tuh. Berharap aktivitas ini tidak membuat kedua mata ini menjadi semakin turun kualitasnya. Bagaimana nanti aku dapat melihatmu dengan baik wahai bidadariku, sedang mataku tak lagi seperti dulu?

Iklan

2 thoughts on “Membaca di Kereta

  1. Kalau dalam kereta nya siang hari, kepala jadi terasa pusing, Mas.
    Soalnya pepohonan dan benda-benda yang terlihat dari jendela terlihat “menggangu” pandangan kita saat membaca.

    Aku pernah membandingkan saat membaca di kereta malam hari, ternyata memang lebih nyaman :D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s