Manusia Berubah

Beberapa minggu yang lalu saya bertemu dengan pak Iip di jemuah-ng KPLI Jogja. Beliau adalah teman lama saya, kalau tak salah kami pertama kali bertemu di acara yang sama tapi itu terjadi sekian tahun yang lalu, sekitar 2004. Kurang lebih 9 tahun tak bertemu langsung, hanya lewat media daring saja, beliau sepertinya sedikit kaget ketika saya datangi dan salami. Itu asumsi saya.

Pak Iip sempat seperti tertegun dan mungkin bertanya-tanya, memastikan jelas bahwa di hadapannya adalah sesosok stwn. Lebai banget. Komentarnya pertama kali, “Wan, kenapa kamu wan? Kecelakaan? Sekarang jadi kurus[1]! Kenapa kamu wan?”. Saya hanya menjawab dengan guyonan yang sebenarnya jawaban benar, tak berbohong, tapi sepertinya beliau tak percaya.

Setelah tak berhasil memberi jawaban yang diharapkan, saya pikir saya perlu alihkan ke topik lain yang lebih bermanfaat ketimbang membicarakan diri stwn yang tak jelas. Tikar sudah digelar, jadi saya berinisiatif untuk mengajak pak Iip, dan teman-teman lain, duduk, sembari melihat dan mendengar presentasi mengenai Cubieboard, Raspberry Pi, dan BeagleBoard.

Kami ngobrol kesana-kemari, dari soal Linux, distro, proyek terkini, fenomena agama, politik, sosial sampai soal duit isu-isu keuangan. Kalau diteruskan tiap-tiap topik bakal panjang, jadi kami sekadar berdiskusi dengan batas-batas yang disepakati bersama dalam hati.

Saya senang bertemu dengan teman lama, dan beberapa kali sudah terjadi tapi yang ini kok terasa beda ya. Saya seperti kembali mengingat masa lampau dan membandingkan dengan masa kini.

Kenapa orang gila suka tertawa sendiri? Karena Ia mengingat masa lalunya yang waras, dan membandingkan dengan masa kininya yang gila. #kicaufavorit

Manusia berubah, stwn berubah, secara fisik[2]. Tapi saya yakin secara umum daleman stwn sama. Sungguh saya masih jadi “manusia dalam kaleng”, manusia yang hanya bisa bicara dengan mesin dan tak pandai bersuara di depan wanita, gila di hadapan teman-teman SMA tapi bersahaja di depan senja. #uhuk

Akhirnya, semoga bisa bertemu dengan teman-teman lama yang lain.

[1] Mungkin maksudnya tambah kurus :p
[2] Mungkin berubah juga sedikit psikologinya :p

Iklan

One thought on “Manusia Berubah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s