Mendukung Ubuntu Edge?

Ubuntu EdgeSebentar lagi, ~23 jam, saat terbitan blog ini ditulis, kampanye saweran untuk proyek Ubuntu Edge akan ditutup. Dana yang diinginkan minimal 32 juta dolar, dan yang berhasil dikumpulkan masih pada kisaran 12 juta dolar. Belum ada separuhnya. Jika tidak mencapai target, maka dana yang diterima akan dikembalikan, dan secara teori tidak akan ada Ubuntu Edge.

Saya sendiri sebenarnya tertarik dengan gawai yang akan dikembangkan ini. Hanya saja ada hal-hal yang mengganjal. Spesifikasinya terlalu bagus bagi saya. Terlalu mahal juga, walaupun saat terakhir kemarin nilainya “diturunkan” menjadi 695 dolar untuk yang menyawer jenis Ubuntu Edge, belum ditambah pengiriman internasional sebesar 30 dolar. Belum lagi nanti membengkak gara-gara pajak dan ditahan di bea cukai :D

Sempat saya menghitung-hitung dengan asumsi kurs dolar 10 ribu, Ubuntu Edge ditambah ongkos kirim dan pajak ~20% menjadi 6,95 + 0,3 + 1,39 = 8,64 juta rupiah. Kemudian dibagi 10 bulan, berarti setiap bulan saya harus menyisihkan uang sebesar 864 ribu. Padahal saya juga sudah sudah punya ponsel yang relatif pintar, dan harganya termasuk mahal.

Setelah saya pikir-pikir, proyek Ubuntu Edge ini mestinya didukung. Bukan karena barangnya, tapi karena gotong royong dan kebersamaan dalam mewujudkan impian sebuah gawai mutakhir nan canggih yang memerdekakan penggunanya. Ini sekaligus menjadi harapan saya pribadi. Saya sendiri sempat mengatakan “Kalau mau ke pasar, apa kita butuh Formula 1?”, dan jawabannya tidak butuh. Tapi, kalau dilihat dari konteks Free Software, kita bisa saja mendukungnya tanpa perlu ikut “membeli” barang yang mahal.

Dan yang terpenting, karena Canonical dari awal sebagai inisiator dan pengembang gawai maka mudah bagi mereka untuk mengembangkan perangkat keras yang mendukung kemerdekaan perangkat lunak (Software Freedom/Free Software). Yang memproduksi mereka sendiri kok. Mereka tidak didikte oleh vendor-vendor perangkat keras. Sebelumnya, hal ini sering dijadikan alasan untuk menyertakan perangkat lunak yang tidak bebas/non-free/restricted[1].

Saya membayangkan Ubuntu yang sebelumnya dapat ikut meningkatkan penetrasi GNU/Linux pada destop, dapat melakukan hal yang sama dengan Ubuntu Edge, hanya saja ranahnya sekarang adalah perangkat bergerak/gawai/ponsel, bahkan kombinasi keduanya. Bisa dikatakan “Android++”.

Jadi, mari mendukung Ubuntu Edge, paling tidak dengan mempublikasikan dan menyebarkan informasi tentang halaman sawerannya sebelum tenggat habis. Dan tak lupa kita harus tetap kritis terhadap proyek ini dan Canonical/Ubuntu.

[1] Minimal firmware blob untuk penggerak/driver perangkat keras tertentu.

* Gambar diambil dari halaman saweran Ubuntu Edge.

Iklan

One thought on “Mendukung Ubuntu Edge?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s