“Lampu Sedih”

seasonal affective disorder by Evil ErinSetelah membaca artikel tentang Julian Assange yang sudah setahun tinggal di kedutaan besar Ekuador di London dan berencana tinggal di sana dalam 5 tahun ke depan, saya jadi sedikit mengerti kemungkinan kondisi mental orang yang terkurung. Baik karena dikurung diri sendiri atau dikurung orang lain.

Ada alat di ruangan Julian yang membuat saya terkesan. Sebuah SAD lamp yang umum dipakai untuk terapi depresi, khususnya pada seseorang yang stres saat musim dingin dan musim panas. Stres musiman. Kalau baca di Wikipedia, klasifikasinya pun juga sudah berubah, bukan hanya musim saja, tapi juga “musim” yang lain.

Julian masih lumayan, walau ruangan kecil tetapi masih dapat disebut kamar. Lah kalau di penjara? Saya pernah baca, kalau tidak salah ada orang yang disiksa dengan dikurung dalam kotak yang gelap dan sempit. Orang tersebut hanya bisa jongkok saja dan hampir tak bisa bergerak. Kayak digencet, tapi ora mlenyet.

Kasus lain banyak, mungkin kita ingat bagaimana para pahlawan kita dikurung, kemudian dipindah ke tempat terpencil. Saya semakin sadar, mental mereka-mereka yang dipenjara atau dikurung akan jatuh seiring dengan waktu dan tekanan-tekanan di luar mereka. Pada kasus Julian, saya menebak “lampu sedih” tersebut digunakan untuk mengurangi atau mencegah depresi, ya iya lah.

Kalau kita lihat, “lampu sedih” itu cuma “lampu”[1], tapi terang dengan warna cerah. Saya jadi ingat pernah tinggal di Jogja dengan lampu kamar hanya 5 watt saja. Suasananya remang-remang. Efeknya ngantuk, tidak bersemangat, dan sedikit stres :D

Karena itu bagi Anda yang terkena gejala-gejala stres atau depresi, jangan sampai mengurung diri, apalagi dengan jendela kamar dan lampu dimatikan[2]. Keluarlah setiap pagi dan sore, siang juga boleh. Bersosialisasilah dengan teman ataupun tetangga. Berolahraga di luar rumah, jangan di dalam rumah.

Cahaya itu penting. Sinar terang itu menghangatkan dan mengguggah. Ayo orang-orang stres! Mari kita keluar dan sambut sang mentari!

[1] Memiliki panjang gelombang tertentu.
[2] Kecuali kalau mau tidur.

* Gambar oleh Evil Erin, dengan lisensi CC BY.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s