Mencoba OpenStreetMap

OSMTracker by Harry Wood, CC BY-SASaya pernah mengenal OpenStreetMap (OSM) beberapa waktu yang lalu dan pernah mengunduh aplikasi di ponsel bernama OSMTracker for Android, tetapi tidak dieksplorasi lagi. Sepertinya karena tidak tahu “harus ngapain“.

Dua minggu kemarin, saat saya akan pulang dari kampus, saya dipanggil seorang kawan dan ditunjukkan aplikasi OSMTracker di Android, hasil penelusuran yang sudah dilakukan baik luring ataupun yang sudah diunggah ke OSM. Beliau juga menjalankan aplikasi Map Quest dan menunjukkan bagaimana aplikasi ini bisa memilih rute.

Tidak tahu kenapa saya terkesan, entah karena sudah diberitahu cara praktisnya, atau karena saya mendapat inspirasi untuk berkontribusi. OSM kalau boleh dikatakan “wikipedia” untuk peta. Semua orang yang terdaftar dapat berkontribusi agar peta di OSM menjadi lebih baik dan akurat.

Data yang kita unggah ke OSM akan berlisensi Open Database License (ODbL), sebuah lisensi bebas dan copyleft. Pilihan lainnya, kita dapat menggunakan lisensi domain publik.

Beberapa hari kemudian, saya bertemu dan melihat kawan saya itu sedang menyunting peta OSM di atas peramban. Sepertinya asyik. Saat ke Jogja dengan menggunakan mobil jemputan alias travel, akhirnya saya mencoba menyalakan OSMTracker sebentar, untuk mengetahui cara kerjanya, sambil melihat avatar orang-orangan yang bergerak ketika mobil berjalan.

Setelah sampai di Purwokerto lagi, saya berniat akan menelusuri jalan yang belum ada di OSM dengan menggunakan sepeda. Hal ini juga ditanyakan oleh kawan saya saat pertama kali, “Masih sepedaan?”. Dengan menggunakan sepeda, penelurusan jalan-jalan kecil akan lebih mudah daripada menggunakan kendaraan yang lebih besar.

Akhirnya saya berhasil melakukan penelusuran peta dengan OSMTracker di ponsel Android ber-GPS. Cara yang saya lakukan seperti ini.

  1. Jalankan OSMTracker sampai GPS berhasil mendeteksi lokasi kita.
  2. Kemudian jalan-jalan ke lokasi yang akan ditelusuri, dan hentikan OSMTracker jika sudah selesai.
  3. Ekspor data penelusuran ke berkas berformat .gpx dan salin ke komputer.
  4. Muat berkas .gpx dengan aplikasi destop JOSM, dan unduh data dari OSM sebagai dasaran sesuai area lokasi penelusuran.
  5. Gambar/perbaiki jalan atau apapun yang ada di OSM berdasarkan hasil penelusuran kita.
  6. Unggah data ke OSM dengan nama pengguna yang sudah terdaftar.
  7. Lihat hasilnya beberapa menit kemudian.

Sebagai catatan, saya tidak mengunggah data penelusuran berupa berkas .gpx langsung ke OSM. Jadi, saya hanya mengunggah data yang saya gambar/perbaiki di aplikasi JOSM saja. Bukan jejak-jejak saya saat melakukan penelusuran.

O iya, kita bisa juga merekam suara, mengambil gambar, menulis catatan, atau menandai sebuah lokasi yang menarik di OSMTracker saat melakukan penelusuran.

Kita bisa menjalankan OSMTracker sambil jalan-jalan atau melakukan aktivitas sehari-hari. Sambil beraktivitas, kita bisa ikut berkontribusi.

* Gambar oleh Harry Wood, dengan lisensi CC BY-SA.

Iklan

2 thoughts on “Mencoba OpenStreetMap

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s