CST 5000 dan HV-A31

Saya memiliki sistem pengeras suara multimedia Simbadda CST 5000, dibeli ~9 tahun yang lalu, ketika masih tinggal di Jogja. Kondisinya sekarang masih baik, walau terkadang kabel dan colokan jalur masuk/line-in perlu disesuaikan posisinya, dipaskan.

Beberapa waktu belakangan saya berpikir untuk “mengembalikannya” ke kota tempat si CST 5000 dibeli, karena sudah jarang saya gunakan. Saya lebih sering menggunakan fonkepala/headphone Phillips SBC HL146[1]. Ringan, praktis, tidak makan tempat, dan sudah cukup. Selain itu kalau digunakan tidak mengganggu tetangga kanan-kiri dan saya dapat mendengarkan lebih saksama.

CST 5000 sudah dimasukkan ke kardus lamanya yang masih ada pula, dan dilakban. Sebagai pengganti, saya bawa pengeras suara Havit HV-A31 yang teronggok begitu saja di perpus. Kasusnya mirip Su-25 Frogfoot :D

Harga si HV-A31 kalau tidak salah ~50 ribu, dibeli di sebuah toko kecil di bilangan Monjali, Jogja, pertengahan 2011. Ukurannya kecil, kotak, kompak, berwarna hitam dengan garis ornamen jingga. Kualitas suara lumayan, daripada tidak ada yang penting bisa mengeluarkan suara saja.

Setelah saya pasang HV-A31, kemudian saya coba mainkan berkas-berkas podcast yang pernah saya unduh, seperti mendengarkan radio saja. Dan memang ini tujuan mengapa HV-A31 dibawa kembali ke kamar ini.

[1] Dibeli di Bandung, sekitar tahun 2008

Iklan

6 thoughts on “CST 5000 dan HV-A31

  1. sangprabo berkata:

    Apa bedanya dengan earphone (fontelinga) yang kecil misalnya bawaan handphone? Bukannya lebih minimalis Mas?

    • Bagiku fontelinga kurang nyaman dibanding fonkepala kalau kita sedang di kamar dan duduk tegap depan komputer, bo

      Fontelinga cocoknya pas di perjalanan, suara di luar kan ramai, dan mungkin di sebelah kita ada orang, misal di bus, yang kalau kita pakai fonkepala mungkin suaranya agak sedikit terdengar, bisa mengganggu

      Selain di perjalanan, fontelinga cocoknya saat kita santai, slonjoran, duduk di kasur, tiduran, … Itu menurutku sih, mungkin orang beda-beda soal kenyamanan dan penggunaannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s