Su-25 Frogfoot

Sukhoi Su-25Tadinya saya agak malas meneruskan kembali merakit modelkit Su-25 Frogfoot dengan skala 1/144, karena komponen-komponenannya harus dilem, tidak seperti Gundam yang kalau dipasangkan bagian-bagiannya akan mengunci krep. Selain itu lem yang saya punya hanya alteco, dan cukup merepotkan juga kalau ndlewer-ndlewer. Ngraket dan tidak indah, apalagi kalau kena plastik yang bening.

Dus si Frogfoot beserta isinya ini pernah saya ungsikan ke kampus karena dianggap tidak masuk “nominasi”, kemudian suatu ketika saya bawa pulang lagi, tapi hanya saya letakkan begitu saja. Kemudian datang anak-anak tetangga dan melihat dus kecil bergambar pesawat ini. Eh, ini apa? Saya bilang itu pesawat, komponen-komponennya perlu dirakit dulu supaya jadi pesawat, seperti robot itu lho, sambil nunjuk 00 Raiser.

Ternyata mereka antusias. Demi melihat semangat mereka, saya akhirnya duduk di lantai bersama mereka, mengambil tang potong kecil, menyiapkan lem dan hal-hal yang perlu. Sejurus kemudian saya menunjukkan bagaimana memotong bagian-bagian pesawat yang masih nempel di kitnya. Saya lupa istilahnya. Posisi tang bagaimana, memberi contoh, membiarkan mereka mencoba, mengarahkan saat keliru. Tentu saja mereka perlu melihat kertas panduan yang berisi bagian-bagian pesawat dan nomornya, serta bagaimana bagian-bagian tersebut dapat dirakit.

Terjadi pembagian kerja, anak-anak tetangga memotong komponen dari kitnya, saya yang merakit komponen-komponen yang telah dipotong oleh mereka. Memang agak susah bagi mereka untuk merakit, selain karena ukurannya kecil-kecil (skala 1/144), mereka belum mengerti intuisi dalam merakit, atau minimal tahu bagaimana bentuk besar dari hasil akhirnya, rincian masing-masing komponen, dan bagaimana menyatukannya. Mungkin kapan-kapan mereka bisa dilatih untuk merakit sendiri.

Proses merakit cukup seru, karena ada 2 anak yang bertugas memotong dan hanya tersedia 1 tang potong saja. Terjadi komunikasi dan dialog yang lucu, begini begitu dst. Satu anak lain hanya berjalan-jalan, melihat hasilnya, kemudian memainkan sebentar, memberikannya lagi kepada saya, sambil melakukan aktivitas lain seperti tiduran dan menengok kesana kemari.

Komponen Frogfoot hampir habis dipotong, tapi waktu sudah menjelang senja. Mereka harus pulang. Dan saya akhirnya mengumpulkan hasil potongan komponen mereka dan melanjutkan merakit malamnya. Setelah semua dirakit baru ketahuan ada satu komponen kecil yang hilang pada satu roket, dan pegangan 2 roda yang keliru terpotong. Tak apa, diakali dengan sedikit lem dan dipasang dengan hati-hati.

Saya sendiri baru tahu ternyata hidung si Frogfoot ini punya dua prob. Lucu. Akhirnya selesai juga proyek Su-25 Frogfoot yang tidak direncanakan ini. Esoknya, pintu saya digedor-gedor oleh anak-anak, ternyata mereka ingin melanjutkan lagi proses merakit yang tertinggal kemarin. Sayangnya semua sudah selesai, nak. Saya menghibur mereka dengan menunjukkan hasilnya.

Pembelajaran Saya belajar beberapa hal dari cerita ini adalah sebagai berikut.

  • Terkadang kita tidak merencanakan suatu hal, tapi hal tersebut terjadi begitu saja dan menghasilkan hal yang tidak kita kira.
  • Lingkungan dapat memicu semangat dan keinginan untuk bergerak, bahkan dapat menekan kendala-kendala yang ada dan mengubah suatu tujuan menjadi lebih baik.
  • Proses belajar dan berkarya bersama sangat penting, bukan hasil akhirnya saja.
  • Peran orang yang lebih tahu sebaiknya tidak menafikkan peran yang kurang tahu.
  • Berikan contoh dan arahan yang baik.
  • Berikan kesempatan kepada orang lain, terutama anak-anak yang memiliki semangat untuk belajar dan berkarya.
  • Setiap anggota di dalam sebuah tim memiliki peran, jangan sampai suatu peran diambil oleh anggota lain yang sudah memiliki peran. Biarkan masing-masing orang menjalankan perannya.
  • Seorang yang kreatif, biasanya seorang pemimpin alami, dapat mencari cara untuk menutup kekurangan yang ada di dalam tim.

* Gambar Su-25 Frogfoot berlisensi CC BY-SA, oleh Dmitry A. Mottl.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s