Konferensi CC AP 2012 (1)

Dua minggu yang lalu saya sempat menghadiri berpartisipasi dalam Konferensi Creative Commons Asia-Pasifik 2012 (CCAP2012) di Hotel Grand Sahid Jaya, bilangan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Konferensi ini juga sekaligus peluncuran Creative Commons Indonesia.

Saya tertarik dengan Creative Commons (CC) tidak lain dan tidak bukan karena masih ada hubungannya dengan Perangkat Lunak Bebas/Software Merdeka/Free Software (FS). CC terinspirasi oleh FS dan Richard Stallman, seperti diungkap oleh pendirinya Profesor Lessig dalam bukunya “Free Culture” atau “Budaya Bebas“[1].

Jika FS melalui GNU General Public License (GPL) diterapkan pada ranah perangkat lunak, CC umumnya diterapkan pada karya selain perangkat lunak khususnya yang berhubungan dengan budaya seperti karya seni, halaman web, buku, tulisan, dan karya-karya kreatif lain. Sebenarnya GPL[2] dapat pula dipakai pada karya selain perangkat lunak, hanya saja dengan CC banyak kebutuhan dapat diakomodasi secara fleksibel[3] dan standar.

Dalam pemahaman saya, CC muncul untuk menjembatani sistem hak cipta tradisional yang rigid atau kaku. Tujuannya agar karya kreatif dapat digunakan dan dibagi kepada masyarakat, serta orang lain dapat membangun karya lain di atasnya secara legal, dengan tidak mengabaikan hak cipta pada masing-masing pembuatnya.

CC menyediakan infrastruktur legal dan perkakas seperti sekumpulan lisensi yang dapat “dikombinasikan”, serta tanda dan ikon-ikon yang mudah dipahami. Intinya sih bikin hak cipta jadi “nggak ribet”, dan lebih sederhana.

Kita tahu bahwa manusia pada asalnya suka berbagi dan membangun ide dari ide-ide lain yang telah ada, membuat karya secara kolektif dan kolaboratif, apalagi di era Internet. Karenanya hal-hal tersebut perlu diakomodasi dengan konsep Copyleft yang membumi pada karya kreatif, yaitu dengan CC.

Tidak ada ide yang berdiri sendiri, karena sebuah ide dibangun dari ide-ide lainnya.

Saya berangkat ke Jakarta hari Sabtu, menggunakan bus yang ternyata menghabiskan waktu perjalanan hampir 12 jam untuk sampai. Semestinya bisa ditempuh setengahnya jika moda yang digunakan adalah kereta. Bus yang saya pakai lambat, tidak profesional, janji bisa diturunkan di terminal A, ternyata tidak bisa. Banyak orang pun pindah ke bus yang saya naiki karena bus mereka rusak dan mereka terpaksa turun di terminal yang tidak mereka pesan sebelumnya.

Hari Minggu paginya saya berangkat dari kawasan pinggiran Jakarta bagian selatan dengan kereta ekonomi komersial menuju stasiun Palmerah yang terkenal “tidak ada stasiunnya”, karena cuma pagar dan bangunan kecil tak bertuan. Turun dari kereta, saya disapa oleh seorang tukang ojek. Saya tanya berapa sampai lokasi, 25 ribu. Mahal. Kemudian saya sebut 10 ribu, dan akhirnya pak ojek setuju untuk mengantar saya dengan tarif target saya seharga 15 ribu.

Saya tidak diantar sampai depan lokasi acara CCAP2012, hanya di belakang kompleks bangunan grup Sahid, karena Jalan Sudirman ke utara dan ke selatan tidak bisa dilewati kendaraan bermotor. Hari bebas mobil. Semestinya motor bisa lewat kan?

Kemudian saya tanya ke satpam yang berjaga, dan ditunjukkan jalan pintas ke lokasi target melalui beberapa gedung milik grup Sahid. Akhirnya sampailah saya di depan Hotel Grand Sahid Jaya. Waktu menunjukkan pukul 7 lebih, padahal registrasi ulang peserta dimulai pukul 8.

Menara Da VinciSaya memilih bertanya kepada resepsionis untuk memastikan kebenaran lokasi, setelah itu saya memutuskan untuk pergi berjalan-jalan ke utara untuk melihat orang-orang yang berolahraga. Bersepeda, berjalan kaki, berlari, dengan bentuk yang bermacam-macam. Dinamika manusia. Konsekuensi perbedaan kepala, ilmu, pengetahuan, budaya, dan pengalaman. #uhuk

Setelah cukup menikmati trotoar ke utara dan melihat banyak orang berlalu lalang, saya kembali ke lokasi acara, karena waktu menunjukkan hampir pukul 8. Jarak tempuh 10-15 menit, jadi pas sampai di sana tepat waktunya untuk registrasi.

Acara Konferensi CCAP2012 diselenggarakan di lantai 2, di sebelahnya ada juga acara partai “islam”. Registrasi ulang belum dimulai, sehingga saya memilih untuk ke belakang. Saya bertemu dengan Kevin, seseorang dengan kacamata berbingkai tebal dan berwarna hitam. Lulusan hukum UGM, dan skripsinya seingat saya berhubungan dengan hukum/legalitas di era Internet dan media pada situs seperti piratebay, saya lupa lisensi yang dibahas, CC atau mirip seperti CC.

Konferensi CC AP 2012Setelah menyerahkan undangan versi cetak dan menandatangani daftar hadir, saya mendapatkan kit yang diserahkan dalam bentuk tas kantong bertuliskan CCAP2012 dst. Kemudian saya, Kevin, dan yang lain masuk ke dalam ruangan tempat pembukaan diskusi publik CCAP2012. Kami termasuk dari kurang lebih 10 orang yang datang duluan. Saya menghitung kursi kurang lebih 200 buah, atau lebih.

Sambil menunggu, saya ngobrol dengan Kevin ke sana ke mari tentang ketertarikan dengan CC, kuliah, Jogja, pekerjaan, dan lain-lain. Pertanyaan yang selalu saya tanyakan pada orang yang pernah tinggal di Jogja adalah “Kerasan?” dan “Ingin balik ke Jogja?”. Dan jawabannya hampir selalu “Ya” atau “Pasti”.

Lambat laun, peserta berdatangan dan mulai ramai. Dan tak dinyana saya bertemu dengan mas Yossi, pegiat TIK pedesaan. Saya panggil “Mas Yossi, Mas Yossi..”, beliau menengok “Eh..stwn. Apa kabar?”. Memang kami lama tak berjumpa, walau saya tahu beliau, Anton, dkk masih bergerak di sekitar Banyumas, bahkan sampai ke Jawa Barat bagian selatan, untuk memajukan desa dengan Gerakan Desa Membangun.

[1] “Free” pada Free Software di buku ini semestinya diterjemahkan “Bebas”
[2] Ada lisensi untuk dokumentasi yakni GNU FDL, tidak kompatibel dengan GPL
[3] NC atau/dan ND, ranah publik, dst. Yang mirip GPL adalah CC BY-SA

Iklan

3 thoughts on “Konferensi CC AP 2012 (1)

  1. za

    Wah datang kok ndak bilang-bilang. Jadinya gak ketemu deh. Yeey, motor ya gak bisa lewat lah. Namanya juga hari bebas kendaraan bermotor :P

    Ditunggu tulisan selanjutnya…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s