ThinkPad X200

X200 and CoffeeSebenarnya sembari menunggu perbaikan X60T, 1-2 minggu sebelum lebaran, saya memantau pula FJB, barangkali ada ThinkPad yang bagus dan harganya cocok. Terus terang nilai beli ThinkPad seri X baru belum masuk di anggaran saya. Buktinya, saya hanya membeli baru saat memiliki R51e saja. X60T juga seken, beli via FJB.

Cari mencari dapat pilihan X200. Seri ini agak lama, penerus X60/X61. Saya cari spesifikasi yang paling tidak Core 2 Duo, bukan tablet, dan hanya memiliki TrackPoint saja. Seri selanjutnya X201, X201i, X220, dst punya 2 macam “tetikus”, TrackPoint dan touch pad. Yang disebut terakhir tidak macho dan tidak efisien ketika kita melakukan pekerjaan, sebagai apalagi dengan mode seorang musafir. Selain itu kelihatannya kurang kompak, sederhana, atau minimalis.

Setelah mendapatkan target-target, sebagian disimpan dalam penanda buku peramban Firefox. Ada satu X200 dengan “s” di belakangnya (X200s), mantap tetapi kurang sreg dengan foto di layarnya, dan hal-hal lain yang terbaca di lapak si agan. Sampai akhirnya ketemu dengan sebuah lapak yang terpendam di dasar tumpukan lapak-lapak lain. Lapaknya sederhana, to-the-point, kurang aktif dalam hal sundul menyundul, tetapi barang sepertinya bagus.

Si agan penjual ini punya kalau tidak salah 5 stok tersisa ThinkPad X200. Katanya baru, tapi stok lama. Agak khawatir juga ketika mendengar ungkapan “sisa proyek”[1], namanya juga sisa :D Saya pastikan dengan mengkontak dengan penjual, tentang maksud “sisa proyek”, “baru tapi stok lama”, dst. Terjawablah sudah semuanya berkat kesigapan agan yang aktif membalas semua pertanyaan saya.

Barangnya memang masih di dus, stok akhir tahun 2010, garansi masih 1 tahun lebih lagi[2], semuanya lengkap, partisi penyelamatan alias recovery tentu saja masih ada, sistem operasi bawaan pakai WinXP Pro, disertakan pula Win7 Pro (COA), walau saya tidak pakai tapi lumayan lah. Walau begitu, tebakan saya, maksimal laptop yang dijual ini mungkin sudah pernah dipakai, tapi hanya sebentar (sekali) saja. Yang tidak ada di X200 ini adalah pembaca sidik jari dan webcam. Dua barang itu memang tidak saya butuhkan.

X200Kemantapan saya bertambah ketika membaca ulir seorang thinkpadder di forum lain khusus ThinkPad yang berbagi tentang pembeliannya dari penjual yang sama. O iya, soal harganya sepertiga dari harga seri X yang terbaru, ya jelas ini kan tipe lama. Masih untung daripada beli laptop lain yang gaul. Sempat periksa juga tipe mesin/nomor serial dan status garansi di situs Lenovo[3], cocok.

Alhamdulillah semuanya berjalan lancar, transaksi dilakukan dengan rekber. Barang sesuai dengan yang diharapkan dengan penutup atas (lid) hanya tertulis “ThinkPad” saja, tidak ada kata “Lenovo”. Ada ThinkLight, lebih enteng, baterainya cukup bertahan lama (47,5%, masih 2 jam 45 menit, kata GNOME Power Manager), layarnya saja yang berubah jadi beda dengan X60T, lebar, jadi memanjang dan ramping begitu. Dan yang paling penting, X200 relatif adem, jadi tidak kepanasan kalau dipangku.

Memang deh, kalau jodoh tak akan kemana.

[1] Hati-hati ketika membeli barang yang ada kata-kata “sisa proyek”
[2] ThinkPad garansinya 3 tahun untuk laptop sekelas T/X baru
[3] Tersedia pula manual dan video tutorial cara ngoprek

Iklan

11 thoughts on “ThinkPad X200

  1. sangprabo

    Mantap Mas.. Mungkin kapan2 mau ketemu juragan pabrik saya yang juga pake ThinkPad. Beliau juga mirip2 @stwn gayanya. Loyal. :D

    Balas
  2. Ping balik: Nasib Seorang Musafir | stwn.ngeblog.

  3. Ping balik: Menata Kembali Destop | stwn.ngeblog.

  4. Ping balik: Mengganti Diska X200 | stwn.ngeblog.

  5. Ping balik: Tentang Diska X200 | stwn.ngeblog.

    1. stwn Penulis Tulisan

      tergantung kebutuhan mas. x200, prosesor lebih bertenaga. x200s, prosesor low-voltage dan dikatakan lebih slim/ringan daripada x200, walaupun dari harga (dulu) x200s lebih mahal.

      cek saja harga bekasnya, kalau sama atau mirip, bisa jadi pertimbangan, apalagi memang ada kebutuhan laptop yang lebih ringan dan hemat baterai.

      Balas
  6. Ping balik: Wawancara Sekolah | stwn.ngeblog.

  7. Ping balik: Matinya ThinkPad X200 | stwn.ngeblog.

  8. Ping balik: Lebaran Tanpa Laptop | stwn.ngeblog.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s