Memicu Inovasi

Inovasi. Sebuah kata yang merepresentasikan hal yang baru. Seseorang atau sebuah perusahaan dikatakan berinovasi jika dapat menghasilkan produk atau layanan baru. Tidak sekadar baru, tapi membuat peningkatan terhadap nilai. Nilai yang signifikan bagi penggunanya.

Baru-baru ini ditemukan sebuah perangkat jaringan yang disebut sebagai Pluto Switch. Disinyalir, dan sepertinya benar, perangkat ini milik Google. Dikatakan perangkat ini secara tidak sengaja ditemukan oleh 2 orang staf sebuah cabang kantor di Iowa. Yang jelas ini adalah perangkat switch, tapi bukan switch yang seperti biasa kita lihat.

Pluto Switch memiliki porta-porta konektor jaringan yang aneh. Kalau switch ini dijual bebas, bakal nggak ada yang beli deh. Switch ini mestinya dibuat untuk “kalangan sendiri”. Untuk pusat data perusahaan pembuatnya, sesuai dengan tujuannya. Mendukung dan meningkatkan kinerja jaringan. Apa lagi coba?

Sekarang ini, seperti yang kita baca di media, banyak perusahaan besar mulai merancang sendiri perangkat-perangkatnya. Produksi masalnya bisa dilakukan di negara seperti Cina. Kemudian digunakan sendiri secara internal.

Perusahaan-perusahaan ini umumnya memiliki sumber daya yang bagus di penelitian dan pengembangan, semacam Google, yang menggabungkan dunia perusahaan dan penelitian/universitas secara masif untuk menghasilkan produk/layanan yang inovatif.

Sekarang sepertinya memang jaman barang kustom. Kalau bisa DIY, Do It Yourself. Sebagian produk yang dirilis memiliki nilai konfigurasi dan kustomisasi lebih tinggi daripada sebelumnya. Produsen memberikan kesempatan pengguna untuk bermain-main, kalau tidak mau disebut berinovasi.

Kembali ke Pluto Switch, bisa jadi ini kekeliruan atau bisa jadi kesengajaan pengiriman paket. Google sengaja memperlihatkan perangkat jaringan kustomnya melalui cara yang tak disengaja. Memamerkan inovasi perusahaan tersebut ke luar. Yang akhirnya akan memicu inovasi perusahaan-perusahaan lain. Menariknya, sebagian besar dari mereka akan berlomba untuk berinovasi dalam melakukan peningkatan, dari sisi mana saja. Optimasi kinerja teknologi sampai masalah penghematan uang.

Saya membayangkan atmosfir bisnis sekarang, walau tidak semua, seperti sebuah klub/komunitas teknologi di sebuah area/kota. Tempat ngumpul para penggila teknologi. Tempat orang pamer oprekan mereka masing-masing. Yang menjadikan mereka saling menyemangati, ngompori. Saling berkompetisi, saling berinovasi.

Mungkin saya sekarang sedang bermimpi. Mimpi siang senja bolong. Mimpi indah seorang penggila. Tapi saya senang model dan budaya yang membangun seperti ini ada pada masing-masing individu, dunia pendidikan, perusahaan, dan lingkungan masyarakat di seluruh penjuru negeri kita tercinta.

Mari berinovasi. *guyur diri sendiri pakai air, biar bangun*

Iklan

2 thoughts on “Memicu Inovasi

  1. stwn Penulis Tulisan

    Inovasi bisa berarti hal baru yang telah diadopsi/diimplementasikan. Sedang penemuan (invention) adalah hal baru yang unik, dan belum/dianggap tidak implementatif pada saat hal baru tersebut ditemukan

    Ini yang saya pahami dari artikel Invention di Wikipedia

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s