Menjadwal Akses Internet

Setelah beberapa waktu lalu akses Internet saya dinyatakan berhenti, maka saya membeli paket perdana Internet prabayar. Lima puluh ribu saja, dengan kecepatan terbatas, tapi tak terbatas. Yes, dibatasi kuota yang relatif kecil.

Seminggu dua minggu kuotanya habis. Biasanya kalau pakai yang langganan bisa sampai akhir bulan, kadang malah sisa. Kalau lagi sering unduh-unduhan mah bisa tiga mingguan. Jadi, saya perlu bersabar benar menerima lambretanya akses zaman bahuela ini[1]. Disyukuri saja, kata orang tua.

Kebetulan juga pas saat bulan Ramadhan, bulan yang kita nanti-nantikan, jadi bisa lebih sabar lagi deh. Kekurangan dan tentu jadi kelebihan juga, main Internet di kamar jadi tidak nyaman, sehingga saat butuh akses cepat ya saya ke kampus. Apalagi jika berhubungan dengan urusan di sana.

Pagi atau siang sampai menjelang maghrib sering ngendon di kampus. Kemudian sampai rumah langsung buka puasa. Makan jajan dan teh panas kiriman tetangga, santai dulu, terus ketiduran :D Kalau beruntung bisa makan malam, biasanya spesial karena makan persiapan tidak makan[2].

Karena tidur sore, terbangunlah saya di dini hari. Bengong mau ngapain. Saat itu saya mencoba meramban situs dua operator yang saya sukai, dan mendapatkan informasi paket tengah malam dan sahur! Yes, senangnya hati stwn membaca kabar ini. Kuotanya besar, hanya saja dibatasi dengan waktu dari pukul 00 sampai 06.

Keputusannya, saya langsung berlangganan. Lho kok langganan lagi? kalau yang ini kita bisa melanggan atau dilanggani un-langgan secara fleksibel, efisien, dan merdeka. Harganya juga cukup murah untuk 1 bulannya.

Akhirnya akses Internet jadi “tanpa batas”. Kabar baiknya saya perlu menjadwalkan diri untuk bangun dini hari pas tet mulai jalur pita lebar terbuka luas *bayangkan anak kecil yang masuk ke taman impian*, kemudian saat mulai mendekati pukul 06 segera Ia belingsatan mencari apa ada yang perlu diunduh ke sana ke mari.

Pelajaran yang bisa diambil pada cerita ini adalah dengan menjadwalkan kegiatan berinternet ria dapat membuat kita lebih banyak menyiapkan dulu apa yang akan kita lakukan, serta diharapkan waktu untuk kehidupan di dunia nyata dan maya dapat terbagi dengan baik. Selain itu, bagi para penggemar tahajud bisa melakukannya sambil menunggu sesi pengunduhan yang sedang berlangsung.

Demikian, semoga bermanfaat. Salam Internet dini hari.

[1] Ingatlah saat dulu engkau menggunakan modem 56K dengan chipset Rockwell!
[2] Saya sering begini. Sudah usaha tapi belum terlalu signifikan hasilnya.

Iklan

4 thoughts on “Menjadwal Akses Internet

  1. Triyoga Adi Perdana

    Hehehe. . Saya tahu nih, yang kuotanya dapet gratis buat harga mahasiswa tapi cuma jam 00 sampe 06. :D

    Tapi yang saya tahu, internet tu kalo udah konek malah jadi lupa semuanya. Padahal pas gak ngenet inget banget tuh mau ngapain aja. :D

    Balas
  2. Ping balik: Galat? « stwn.ngeblog.

  3. Ping balik: Internet Cepat Bekerja Lebih Cepat? | Zaki Akhmad

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s