Bermain dan Belajar

Belajar. Sebuah kata yang mungkin tidak kurang disukai oleh sebagian orang. Ada yang berkata “dari dulu kok belajar terus?”, “tidak capek belajar terus?”, “saya capek belajar, saya ingin kerja saja.”, dan ungkapan sejenisnya.

Bukankah kita setiap waktu belajar? belajar tentang apa saja yang ada. Proses dari tidak tahu menjadi tahu. Informasinya dinamakan ilmu, yang dapat digunakan untuk hal yang bermanfaat[1] bagi diri kita dan orang lain.

Sebagian orang tersebut mengasosiasikan “belajar” dengan “sekolah”, sebuah institusi yang lebih tepat disebut “tempat” belajar. Saya tidak menyalahkan pemahaman ini, hanya saja karena asosiasi itu sebagian orang jadi kurang bersemangat dalam belajar atau menuntut ilmu[2].

Apa yang mau saya bahas di dalam tulisan ini adalah pertanyaan: bagaimana ya caranya supaya orang serius dalam belajar dan berhenti “bermain-main” di saat yang bersamaan? Walaupun belajar dan bermain dapat dilakukan bersamaan, jika tepat.

Ibnu Katsir mengatakan[3]:

Sebagian salaf (generasi terdahulu) menyukai apabila anak-anak memulai masanya dengan sedikit bermain, baru kemudian mengubah semangatnya untuk belajar, daripada menyuruh belajar dulu tapi kemudian anak-anak tersebut malah condong dan beralih ke main-main.

Ungkapan ini tepat sekali dengan apa yang sedang saya renungkan saat ini. Saya secara tidak sengaja “menemukan” cara yang patut dicoba untuk diterapkan terus di kelas, yakni membuat siswa “bermain-main” dulu dan memberikan mereka beberapa pilihan tentang sebuah ilmu.

Kemudian akhirnya dengan serangkaian pembuktian, yang mungkin akan memakan waktu, mereka akan menemukan sendiri jawaban yang paling tepat! Dengan cara itu mereka akan lebih terlibat dan termotivasi. “Bermain-main” dulu baru belajar.

[1] Ada juga ilmu yang tidak bermanfaat dan berbahaya
[2] Menuntut ilmu beda dengan mengambil kebenaran ;-)
[3] Dari Syaikh Abdul ‘Aziz bin Muhammad As Sadhan melalui twitulama

Iklan

2 thoughts on “Bermain dan Belajar

  1. Ping balik: Memberikan Pilihan « stwn.ngeblog.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s