Mengapa?

Pertanyaan “mengapa” atau “kenapa” hampir selalu muncul ketika seseorang menginginkan alasan dari sebuah informasi atau fakta, yang jawabannya adalah “karena.” Menurut saya pertanyaan ini relatif lebih bagus daripada pertanyaan “bagaimana.”

Pertanyaan “mengapa” menunjukkan bahwa seseorang cukup mengetahui tentang informasi yang diberikan dan ingin mengetahui lebih. “Mengapa” dapat pula dianggap sebagai cermin prinsip membangun, kekritisan, serta kemandirian seseorang, sedang “bagaimana” kalau boleh dikatakan seperti ketergantungan. Meminta, meminta kepastian, meminta petunjuk.

Walaupun tidak selalu seperti itu kenyataannya, –tergantung konteks, tapi kita dapat membedakan seseorang yang bertanya “Mengapa harus seperti ini?” atau “Bagaimana caranya supaya …?” Intinya, mari coba kita pahami orang lain dari kata tanya yang Ia gunakan, sehingga kita dapat mengarahkannya dengan cara yang tepat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s