Membangun Lingkungan

Dalam bekerja atau belajar, beraktivitas, saya cenderung lebih memperhatikan lingkungannya dulu. Tidak tahu kenapa. Tidak melakukan aktivitas sampai lingkungan sesuai dengan “standar” minimal sebuah lingkungan yang baik untuk beraktivitas.

Ini terlihat lucu, tapi ternyata tak hanya saya saja yang merasa seperti itu. Beberapa orang seperti Brene Brown juga demikian. Yang diperhatikan lingkungan dulu sebelum bekerja. Berantakan, ya dirapikan. Kurang A, ya tambah A. Kalau seandainya ada yang kurang, ya saya dapat beraktivitas, tapi tidak tenang :D

Mungkin semacam penyakit mental disorder? Bisa jadi.

Sisi positifnya kalau saya lihat lebih bagus. Dalam beraktivitas kita membutuhkan lingkungan, perkakas, dan sekian hal yang dibutuhkan. Jika semua atau sebagian terpenuhi, maka kita dapat melakukan aktivitas dengan baik. Harapannya, produktivitas meningkat, kegembiraan meluap, tekanan tak meledak.

Kira-kira 2 bulan ini saya mendapatkan ruangan yang cukup luas di perpustakaan kampus, ~7×9 m2. Ruangan ini sebenarnya dirancang menjadi ruang baca, hanya saja karena terpisah dari ruang koleksi, tak berpendingin udara, banyak kardus-kardus berisi buku-buku, seperti gudang, maka ruangan ini menjadi ruang yang tak berpenghuni.

Kemudian saya berinisiatif untuk menghuninya. Dengan adanya manusia di sana maka otomatis ruangan akan dikondisikan menjadi tempat yang pantas untuk manusia, dan semua dilakukan dari bersih-bersih sampai merancang tata letak, menambah-mengurangi hal-hal tertentu, dan lain-lain. Seru.

Akhirnya, secara implisit diputuskan bahwa ruangan tersebut akan menjadi Ruang Akses dan Pengembangan yang isinya adalah sebagai berikut. *kata-kata skripsi banget*

  1. Satu (1) komputer peladen untuk layanan perpustakaan dan pengembangan, terhubung ke Internet
  2. Tiga (3) komputer untuk mengakses Internet, multimedia, dan layanan perpustakaan atau kampus
  3. Satu (1) access point nirkabel untuk hotspot
  4. Satu (1) kipas angin *ramah lingkungan*
  5. Seperangkat papan tulis, spidol, dan penghapus untuk corat-coret
  6. Rak, koleksi buku dan majalah
  7. Seperangkat dispenser, alat minum, kopi, gula, dan sejenisnya
  8. Tikar berbentuk puzzle kotak-kotak untuk lesehan atau tidur
  9. Satu pot Sanseviera, lampu baca, sakigake, boneka tux, bola, “malam”, dan lain-lain

Intinya, ruangan menjadi semakin “berantakan” :D Efeknya ternyata cukup bagus, beberapa orang berkomentar nyaman, terinspirasi sehingga melakukan dukungan berupa misal membelikan pewangi, payung karena sekarang musim penghujan, lap pel, dan walau lambat tapi pasti aktivitas mulai bergerak karena inisiatif atau dorongan dari masing-masing pribadi.

Kesimpulan dari tulisan ini adalah buat lingkungan kita menjadi lingkungan impian kita, dan bangun selangkah demi selangkah. Lingkungan yang baik adalah lingkungan yang menginspirasi masing-masing dari manusia yang ada di dalamnya untuk melakukan sesuatu.

Iklan

3 thoughts on “Membangun Lingkungan

  1. bisa dijelaskan maksud pertanyaanmu, Zak? apa hubungannya dengan kiriman blog ini? :D

    konsepnya begini, ketika kita berhasil membangun diri sendiri, keluarga, teman, dan semua yang ada di lingkungan kecil kita, secara otomatis kita membangun lingkungan yang lebih besar, harapannya

    yang pasti, kita perlu punya visi atau mimpi yang besar, dengan misi yang dimulai dari lingkungan terkecil, diri kita. membangun diri sendiri

  2. wisnu berkata:

    memang lingkungan harus kita ciptakan wan, karena lingkungan akan sedikit banyak berpengaruh entah itu perilaku maupun cara fikir kita. inspirasi yang bagus untuk selalu menata dan membawa diri ke lingkungan yang kita impikan [sepakat]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s