Keterbatasan

Kata orang, dengan keterbatasan kita dapat melakukan inovasi yang menjadi solusi untuk keterbatasan tersebut. Selalu ada yang menarik dari sebuah keterbatasan. Seni untuk menyiasati kondisi. Memunculkan strategi baru.

Contoh yang umum adalah perangkat embedded. Bagaimana seorang pemrogram dapat menjalankan program baik aplikasi atau permainan dari desktop ke misal ponsel, atau perangkat bersumber daya rendah. Dia harus mengadaptasikan kodenya, baik itu berupa mengurangi, mengoptimasi, dst.

Contoh lain yang menarik, William Kamkwamba membuat sebuah kincir angin yang dapat menghasilkan tenaga listrik. Pembangkit listrik tenaga angin yang dibuat dengan barang-barang yang dianggap rongsokan di masyarakat.

Dalam dunia komputasi dan cluster, ada Google yang memanfaatkan komputer-komputer standar untuk melakukan pemrosesan paralel. Juga Linux Terminal Server Project (LTSP) yang digunakan dengan menggunakan 1 komputer yang punya sumber daya bagus dibagi ke banyak komputer klien yang berspesifikasi rendah.

Contoh-contoh lain banyak. Antena kaleng dan beragam proyek Do-It-Yourself lainnya. Di sini keterbatasan memunculkan cara baru yang lebih hemat, rancangan optimal, adaptasi teknologi, dan pemanfaatan sumber daya yang tersedia, bahkan barang-barang yang dianggap sampah dapat dimanfaatkan kembali.

Saya tertarik dengan konsep pengembangan dengan cara ini. Yang sudah pernah saya lakukan adalah memasang LTSP dan membuat cluster. Ini pun masih standar. Perlu banyak eksplorasi.

Ke depan, penerapan konsep ini menarik karena dapat dilakukan di tempat yang mempunyai sumber daya terbatas. Contoh desa dan pelosok, yang perkembangannya jauh ketinggalan daripada di kota. Dalam bayangan saya, satu yang diperlukan dulu adalah listrik. Bagaimana misal masyarakat dapat belajar dan bekerja di malam hari dengan lampu.

Nantinya bisa kita buat proyek, rancang, implementasikan, ujicoba, dan hasilnya dapat dibuat semacam panduan. Masyarakat tinggal mengikuti panduan tersebut dan menerapkan di daerahnya, dengan sumber daya yang tersedia di sana.

Iklan

3 thoughts on “Keterbatasan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s