Dianggap Ibu

Terbitan ini bukan tentang saya yang dianggap ibu-ibu, tapi bagaimana seorang Ibu ingin dianggap Ibu.

Kita lihat Ibu, kita dalami perasaannya, kita rasakan keinginan terhadap anaknya. Ternyata sederhana, hanya supaya Ibu dianggap Ibu.

Ibu kita, yang mengurus kita sedari dalam kandungan sampai nanti tua renta. Menyayangi kita dengan tulus hanya karena kita itu anaknya. Hanya karena kita adalah titipan-Nya.

Sebagai anak kita seharusnya memperhatikan Ibu. Sedapat mungkin berikan perhatian terus kepadanya. Cara yang paling mudah adalah dengan mengajaknya bicara. Ngobrol, tentang apa saja. Aktivitasnya sehari-hari, cerita kehidupannya, kebutuhannya, sampai kegundahannya akan sesuatu.

Jadikanlah ngobrol dengan Ibu sebagai salah satu hobi kita, yang akan membuka kebaikan untuknya dan untuk kita. Sungguh beliau akan menghargai. Seperti kita menghargai perjuangannya membesarkan kita, walau itu sangatlah tak bisa dibandingkan sedikit pun.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s