Kampus dan Rumah

Sudah dua minggu ini saya bolak-balik ke kampus yang jaraknya setengah jam perjalanan. Terus terang saya menikmatinya. Melewati desa, kampung, sawah, dengan tiga jalur alternatif yang bisa dipilih.

Mungkin karena baru, masih segar, atau bisa jadi hal ini saya nikmati seterusnya hihi.

Tidak seperti sebelumnya, saya harus berangkat dan pulang dengan mempertimbangkan waktu perjalanan dan tenaga yang habis. Cara yang dilakukan adalah dengan berangkat pagi atau siang –mengikuti jadwal, dan pulang sore menjelang maghrib, saat senja datang.

Ketika saya sudah sampai di kampus, mau tidak mau harus tetap tinggal dan melakukan segala sesuatu di sana. Saya menyukainya, paling tidak ada pemisahan jelas antara kondisi di dua tempat, kampus dan rumah.

Saya mulai berusaha untuk melakukan tugas kampus di kampus dan melakukan aktivitas lain saat di rumah, seperti yang sudah saya tulis pada kiriman sebelumnya. Jadi ada semacam tombol hidup dan mati, seperti saklar.

Walaupun begitu, sampai sekarang saya masih melakukan pekerjaan kampus di rumah :d, paling tidak seperti merancang pembelajaran dalam kelas dan membuat presentasi, dengan kondisi lebih santai.

Mari menikmati perjalanan, hidup.

Iklan

2 thoughts on “Kampus dan Rumah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s