Belum Mudik

Pagi ini saya mengajar untuk pertama kali sendiri, walaupun tiga hari sebelumnya sudah tandem dengan seorang rekan. Kesan, senang. Soal administrasi dan yang berhubungan dengan persiapan alhamdulillah cukup lancar.

Ngomong-ngomong soal mendekati lebaran, sebagian besar orang sudah pulang kampung akhir minggu ini, mudik. Saya sendiri merasa sudah cukup lama tidak pulang, tidak seperti biasanya. Dan saya memang belum ada rencana apa-apa. Pulang saat cuti bersama saja ah.

Terus terang saya masih menikmati kota kecil ini. Kota yang berkabut ketika pagi. Kota yang tidak sedingin Bandung dan tidak sepanas Semarang.

Saya sudah menelepon orang tua minggu lalu, bergantian ngobrol kesana kemari. Saat itu mereka sedang membuat lontong, nasi yang dipadatkan dalam bungkusan daun. Ingin rasanya pulang menikmati santap berbuka bersama mereka, tapi entah saya malah sedang mengembara ke kota lain.

Sempat tersesat, tapi kemudian saya temukan diri saya kembali. Menjadi diri sendiri.

Iklan

4 thoughts on “Belum Mudik

  1. sangprabo berkata:

    Gak papa gak mudik Mas, kan ada Telkomsel, pake video call ajah :D Soal makanan ntar bisa dipaketin via DHL. :D Tapi, kehangatan keluarga yang susah ditransfer tuh.. :(

  2. ya benar wo, kehangatan keluarga memang susah ditransfer, kita perlu datang dan berada di sana untuk mendapatkannya

    ponti apa kabar? tak perlu pulkam kan wo sekarang?

  3. sangprabo berkata:

    Sip Mas, mudah2an panjenengan bisa berkumpul bersama keluarga, ati2 di jalan. Ponti kabar baik, alhamdulillah.. :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s