Linux dan GNU/Linux

Baru-baru ini ada ulir menarik di milis linux-aktivis yang membahas tentang apa itu Linux dan GNU/Linux? apa Linux itu sistem operasi? apa sistem operasi sama dengan kernel? dst.

Saya ikut mengirimkan balasan sesuai dengan pengetahuan saya tentang hal ini. Ada yang meminta saya memperbaiki kalimat, dan saya membalas kembali bahwa kalimat saya sudah sesuai dengan apa yang diinginkan :-)

Saya sendiri pernah membahas masalah sistem operasi di tulisan Ringkasan Definisi Sistem Operasi, beberapa informasinya saya tulis dalam balasan surel di milis:

Sepengetahuan saya ada dua pendapat (tentang sistem operasi):

  • yang pertama sistem operasi adalah kernel (itu sendiri), kernel (itu sendiri) adalah sistem operasi
  • yang kedua sistem operasi adalah kernel dan program-program pendukungnya.

Pendapat kedua adalah yang populer sekaligus kurang tepat.

Andrew Tanenbaum dan Linus Torvalds setuju dengan pendapat yang pertama, seperti halnya saya :D

Kita sebagai pengguna tidak akan berhubungan atau menyentuh sistem operasi/kernel. Pengguna(/pemrogram) berinteraksi dengan program sistem selain kernel, dan aplikasi. Saya yakin kita paham istilah mode kernel dan mode user.

Yang saya tahu sistem operasi dibuat dengan tujuan:

  • perluasan mesin atau extended machine
  • pengatur sumber daya atau resource manager.

Berdasarkan definisi ini, bootloader bukan termasuk sistem operasi, demikian pula shell, editor, dan compiler, apalagi program aplikasi.

Untuk meringkas diskusi, saya buat poin-poin sebagai saran untuk penggunaan istilah-istilah ini.

  • Gunakan Linux untuk penyebutan sistem operasi atau kernel.
  • Gunakan sistem GNU/Linux untuk penyebutan sistem yang menggunakan sistem operasi/kernel Linux dan program-program sistem dari proyek GNU
  • Gunakan nama distro untuk penyebutan distro, atau nama distro GNU/Linux jika kita menginginkannya :-)

Kita bisa bilang: saya menggunakan sistem operasi Linux, sistem GNU/Linux, dan distribusi Fedora atau Fedora (GNU/Linux).

Pun jika terpaksa kita harus menggunakan istilah populer “sistem operasi” untuk “sistem”, gunakan tambahan kata “lengkap” akan lebih baik (“sistem operasi lengkap”).

Catatan: Android adalah distribusi Linux.

Iklan

3 thoughts on “Linux dan GNU/Linux

  1. stwn

    secara umum,

    pendapat pertama jelas, yang ada di mode kernel adalah sistem operasi dan yang ada di mode user adalah bukan

    pendapat kedua kurang jelas, komponen apa saja yang termasuk “sistem operasi” selain kernel, apakah bootloader termasuk? apakah shell termasuk? apakah compiler termasuk? apakah X server termasuk? apakah editor termasuk? dst.

    selain itu setiap istilah mempunyai definisi, dengan mengacu kepadanya kita dapat membedakan mana yang tepat dan yang kurang.

    contoh lain yang bagus adalah istilah korupsi, apa ada yang tau definisinya? jangan-jangan kita termasuk koruptor? :D

    makasih gus

    Balas
  2. dani

    Debian salah satunya yang konsisten dengan istilah Debian GNU/Linux.

    Jangan-jangan, nanti makin banyak yang:”Saya pengen diinstalin Ubuntu, bukan Linux.” :)

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s