Botchan

Tadi siang saya pergi ke terminal untuk minta pemindahan jadwal tiket menjadi hari minggu, karena besok ada rencana perjalanan bareng tim di kampus sampai sabtu.

Setelah selesai, saya ingat mau membelikan buku untuk keponakan, saya segera tancap gas ke Toga Mas. Ternyata di toko ini buku yang dicari tidak ada, jadi saya segera melanjutkan ke Gramedia.

Di Gramed pilihan buku yang dicari cukup banyak dan sesuai dengan keinginan. Hanya saja ketika melihat dompet, ternyata uang tinggal 32 ribu. Padahal saya ingin beli buku seharga 19 ribu x2 dan kartu belajar kurang lebih 40-50 ribuan. Hmm, nggak jadi beli deh.

Akhirnya saya turun dari lantai 3, tempat buku pendidikan dan anak, ke lantai 2, sambil memikirkan kapan akan menjadwalkan beli buku-buku itu. Sampai di lantai 2 lihat kanan-kiri, ketemu buku yang sampulnya hitam unik, judulnya Botchan. Saya lihat cerita singkat di sampul belakang, menarik.

Saya cari buku yang biasanya sudah dibuka bungkus plastiknya dan ternyata ada. Wah, segera saya baca Bab pertama :D

Kesan pertama kali: blak-blakan, satir/ironi, sekaligus lucu.

Botchan adalah buku atau novel klasik Jepang yang menceritakan pemberontakan seorang guru muda terhadap sistem di sebuah sekolah desa. Botchan sendiri adalah nama dari tokoh utamanya yang mempunyai sifat selalu berterus terang dan tidak mau berpura-pura.

Berikut salah satu kutipan awal pada buku ini:

Sejak aku kecil kecerobohan alamiku selalu membuat masalah.

Pernah, suatu ketika saat aku masih SD, aku melompat dari jendela di lantai 2 dan akibatnya aku tidak bisa jalan selama seminggu. Beberapa di antara kalian mungkin bertanya-tanya kenapa aku melakukan hal sesembrono itu. Tidak ada alasan khusus. Hanya saja saat itu, saat aku sedang menjulurkan kepala keluar jendela di tingkat 2 gedung baru itu, salah satu teman sekelasku meledek, “Kau cuma bisa omong besar, pasti kau tidak berani melompat. Huu! Pengecut!”.

Tebak apa yang saya lakukan setelah tertarik dengan buku ini? yak benar, saya segera melihat harga!

Harga buku tersebut 30 ribu, uang saya 32 ribu, jadi jika saya beli buku ini maka saya masih punya sisa 2 ribu. Akhirnya Botchan terbeli.

Sampai kos saya cari di Internet tentang Botchan dan menemukan bahwa buku ini dibuat tahun 1906, saat Era Meiji, oleh Natsume Soseki. Dan cerita yang ditulis berdasarkan pengalaman pribadi penulisnya sebagai guru yang dikirim ke Matsuyama, tempat yang menjadi latar belakang novel tersebut.

[2011/04/30] Ternyata ada yang membuat audiobook-nya.

Iklan

6 thoughts on “Botchan

  1. sangprabo berkata:

    Harga buku tersebut 30 ribu, uang saya 32 ribu, jadi jika saya beli buku ini maka saya masih punya sisa 2 ribu. Akhirnya Botchan terbeli.

    :D Itulah mengapa kalo saya gak bener2 niat beli buku, saya males ke toko buku dengan membawa dompet…

  2. hehe. kalopun buku lebih mahal, aku nggak jadi beli wo. ternyata harganya pas, ya dibeli deh. mungkin karena sudah jodoh kali ye :D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s