Pertanyaan Dasar

Kemarin sore saya bertemu dengan dosen pembimbing, sambil membawa draft buku tesis. Kami mengobrol mengenai topik dasar tesis, pertanyaan-pertanyaan dasar dalam penelitian, dst.

Saya terus terang agak shock, sadar bahwa cara pandang saya terhadap apa yang saya kerjakan tidak merupakan inti dari topik tesis. Untuk lebih jelasnya saya buat analogi dalam cerita saja:

Saya masuk dalam sebuah tim untuk membuat sebuah mobil. Kita semua tahu mobil ini mempunyai banyak komponen: mesin, rangka, bodi, dan lain-lain –mungkin kawan-kawan dari mesin lebih mengetahui ;-)

Waktu berjalan, prototipe atau purwarupa mobil sudah jadi, tapi ternyata hasil tersebut bukanlah sesuatu yang paling diinginkan atau bukan tujuan utama, ternyata.

Tim diminta untuk membuat mobil yang akan digunakan di medan perang, ini misal saja. Seharusnya ada sesuatu yang mengarahkan agar desain mobil memiliki persyaratan-persyaratan sesuai dengan tujuan tersebut.

Ketika waktu proyek mobil berakhir, purwarupa produk belum lah sesuai dengan tujuan utama atau menjawab pertanyaan-pertanyaan dasar kenapa mobil itu dibuat. Jadi harus ada usaha dan tentu saja waktu tambahan untuk membuat “jawaban” atas pertanyaan dasar tersebut aka memperbaikinya.

Saya sendiri sebagai anggota tim merasa sesuatu yang di-drive supervisor tim selama ini ternyata masih jadi sesuatu yang kabur –saya hanya konsen ke mesin dan rangka, terpesona bagaimana mesin dan rangka dibuat/bekerja–, atau memang saya yang dari awal tidak mengerti alias bodoh!

Jadi, ketika kita akan melakukan sesuatu baik penelitian, proyek, ataupun hidup, kita harus menanyakan pada diri kita pertanyaan-pertanyaan dasar terlebih dulu, seperti: kenapa kita melakukan hal ini, tujuan apa yang hendak dicapai, dst.

Pastikan semua orang, minimal dalam tim kita, paham akan hal ini.

Untuk mengingatkan semua orang memang harus ada diskusi secara kontinyu. Saya jadi mengerti kenapa ada semacam seminar awal penelitian pada beberapa program studi sebelum sidang akhir.

* mungkin tulisan ini ada hubungannya dengan tulisan soal kompor :D

Iklan

2 thoughts on “Pertanyaan Dasar

  1. I think I agee with you :), btw, kemarin2, kami (saya, ismail, dan erwin) ngobrol2 seputar penyususnan tesis. Memang ada yg salah dengan metode yg diterapkan oleh Tim Tesis pada kita. Mereka menekankan pada kita untuk menghasilkan suatu produk, dengan cara apapun. Comot program sana-comot sini. Kopi sana kopis sini. Baca artikel/jurnal sana baca sini. Pokoknya membuat kita “kaya akan wawasan.” Kajian terhadap suatu permasalahan sangat banyak. Yap, memang dengan banyaknya hal itu akan membuat/menghasilkan banyak ide/topik buat tesis kita. Tapi, kita dibatasi waktu studi. Kita nggak punya waktu buat mendalami setiap permasalahan. Alhasil dalam penulisan kajian ilmiah, kita keteteran. Kebingungan dalam menulis. Jangankan menganalisis, teori dasar aja bisa membuat kita kebingungan. ;p… Semoga Tim Tesis mempertimbangkan lagi konsep produk orientednya.

  2. Ping-balik: kopis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s