Lupa Tujuan

Kita sering lupa tujuan. Contohnya saya.

Tujuan saya ke Bandung adalah belajar, jadi seharusnya saya menempatkan prioritas kuliah nomor satu. Pekerjaan, proyek, dan lain-lain yang di dapatkan di kota ini hanya penyambung hidup saja, supaya saya bisa tenang belajar tanpa perlu takut jika uang beasiswa ditunda berbulan-bulan atau mungkin dihentikan.

Kenyataan dalam kehidupan saya di sini, terkadang atau malah sering(?) kuliah terkalahkan oleh pekerjaan. Prioritas nomor kesekian mengalahkan nomor satu? prajurit mengalahkan panglima?

Kita sering lupa. Beruntunglah jika kita masih diingatkan sampai saat ini oleh Nya dan orang-orang di sekitar kita.

Ngomong-ngomong, masih ingatkah tujuan hidup kita?

Iklan

2 thoughts on “Lupa Tujuan

  1. manusia itu tempatnya lupa ..
    terkadang karena lupa kita melencong jauh dari tujuan kita

    tapi karena itu kita jadi bisa melihat dan melakukan hal hal yg mungkin akan kita lewatkan begitu saja kalo kita selalu ingat

    walopun yg kita lihat tak selalu indah dan menyenangkan, dan yg kita lakukan tak selamanya benar dan baik,
    karena itu kita jadi bisa lebih menghargai akan sesuatu yg mungkin selama ini kita sepelekan dan belajar untuk menjadi sosok kita yang sekarang ini

    hal yg selalu diingatkan salah seorang temenku .. lupa is one of many things that makes u human

    ^^ sedikit catetan dari org yg sering lupa –“

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s