Waktu untuk "Keluarga"

Saya sering berpikir tentang waktu yang saya habiskan untuk “diri saya sendiri” dan membandingkannya dengan waktu yang saya sediakan untuk “keluarga”. Keluarga yang saya maksud adalah orang-orang dekat, tidak hanya Bapak, Ibu, kakak, atau adik tapi juga misal teman satu rumah kos.

Beberapa orang berkata kepada saya yang kurang lebih “Ngapain kamu ngurusin orang lain, wong dirimu saja tidak terurus”. Ini jadi masukan buat saya, tapi memang terus terang tanpa sengaja & tidak tahu kenapa saya selama ini cenderung lebih memikirkan orang lain daripada diri sendiri dan “keluarga”.

Saya memang harus mulai belajar membagi waktu lebih baik dan mengaturnya sedemikian rupa agar semua seimbang antara kerja, sosial, hobi, dan keluarga. Toh setelah dipikir-pikir, masing-masing bisa jadi penghilang rasa lelah bagi sebagian yang lain. Keluarga, aktivitas sosial atau hobi bisa jadi membuat gembira diri kita dari misal pekerjaan yang melelahkan, juga sebaliknya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s