Mengenal Bagian Dunia Lain

Saya tadi pagi sedang iseng membaca kembali buku “Cerdas Jenaka Cara Nobelis Fisika“, sebuah buku terjemahan ke Bahasa Indonesia dari “Surely You’re Joking, Mr. Feynman!” yang saya beli bulan September 2003.

Saya sudah membacanya 3 kali atau lebih, pernah juga dipinjam Iyan sekian lama. Minggu kemarin buku ini saya ambil dari rumah, karena sebelumnya ditinggal tahun lalu waktu mengerjakan Kuliax 6.0. Tidak sempat dibawa pada waktu itu karena bawaan selalu penuh kalau kembali ke Jogja.

Saya mau mengutip bagian yang membuat saya tersenyum pagi ini yaitu ketika Feynman akan mengambil pasca sarjana di MIT:

Aku senang sekali menjadi mahasiswa S1 di MIT. Menurutku, tempat itu hebat, dan tentu saja aku berniat melanjutkan ke tingkat pasca sarjana di tempat yang sama. Tapi waktu aku menghadap Profesor Slater, dan mengutarakan maksudku, beliau berkata, “Kami tidak akan mengizinkanmu masuk sini.”

Aku menjawab, “Lho?

Slater bertanya, “Mengapa kamu mau mengambil pascasarjanamu di MIT?”

“Karena MIT adalah perguruan tinggi terbaik untuk ilmu pengetahuan alam di negeri ini.”

“Kamu pikir begitu?”

“Iya.”

“Itu sebabnya kamu harus pergi ke perguruan tinggi lain. Kamu harus mengenal bagaimana keadaan bagian dunia lainnya.”

Jadi kuputuskan pergi ke Princeton. …

(Dikutip dari buku “Cerdas Jenaka Cara Nobelis Fisika: Petualangan Hidup Richard P. Fenyman”, terbitan Mizan)

Jadi ingin membaca kembali secara penuh petualangan hidup yang seru dari Mr. Feynman ini lagi. Seru dan menarik.

Iklan

4 thoughts on “Mengenal Bagian Dunia Lain

  1. agung

    saya belum baca mas… tapi ungkapan prof.slater.. sangat benar sekali, karena kita perlu melihat lingkungan lain. selain lingkungan yang biasa dalam kehidupan kita.

    Balas
  2. fathirhamdi

    hiks… kok jadi tersindir nih… :(

    : “…apa-apa kok UGM..”
    – : “Lha emang mau kemana lagi?”
    : “Yang lainnya kek, emang cuman UGM?”
    – : “Ke Nihon gitu maksudmu?”
    : “Ya gitu juga bisa.. seperti mimpimu dulu…”
    – : “Duitnya itu dul!!”
    : “Kalau itu aku nggak tahu :p”

    Balas
  3. stwn

    @agung: yes

    @fathirhamdi: nihon jepang ya?

    @Astonix: tidak ton, makanya aku tersenyum dan mengkutip bagian tersebut karena memang kebetulan hampir sama kasusnya :D. Sebelumnya aku nggak begitu perhatikan pada waktu baca dulu. Dan setelah baca secara iseng baru-baru ini, komentar profesor slater adalah alasan yang bagus untuk pergi dari sini :P. Kalau Alloh mengijinkan.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s