Pagi 25.05

Pagi ini tadinya tidak ada yang mau dituliskan, tapi saya coba tulis apa saja lah. Itung-itung belajar nulis.

Tidak ada yang berbeda dalam hari-hari terakhir, saya bangun siang. Sebelumnya sempat ngos-ngosan sih, karena dikejar dan “diserang” orang banyak. Yang saya ingat, saya pulang ke Semarang hari Minggu kemudian di-SMS dari Jogja untuk datang wawancara pada Selasa pagi, praktis Senin siang atau sore harus sampai sini. Padahal ingin sekali berlama-lama di rumah, suasananya enak, lepas, kerjaannya setiap hari cuma main dan santai.

Sampai di Jogja, belum apa-apa sudah dikomplen soal hal-hal teknis di kos. Ada masalah ini lah itu lah dari soal para gamers yang mau ping-nya di bawah 100, ada yang mau unduh, ada yang jaringannya masalah, dst.

Yang paling utama adalah rencana pembuatan gateway dan manajemen bandwidth, semua orang ingin semuanya segera jadi. Padahal PC tidak ada yang mau dijadikan router/gateway/shaper, pakai punya pemilik kos juga tidak bisa lama. Dan serunya waktu sedang melakukan percobaan, saya ternyata masih diganggu dengan ketokan pintu, pertanyaan, minta tolong dicarikan solusi masalah Internet, dll. Lho, katanya minta dibikinkan gateway? mana bisa selesai? Akhirnya saya bilang, saya bisa ngeset gateway-nya kalau semua udah pada tidur aja. Wah kapan itu? wong hampir semua orang di sini kalong. Yah nasib, sementara ini saya bilang dalam beberapa hari ke depan kalau saya agak senggang nanti bisa kita coba lagi.

Serangan kedua datang dari dua orang kawan yang mengharapkan saya segera mengkalkulasi angka-angka agar bisa direkap, dan jadwal ketemunya pada hari yang sama di saat serangan pertama terjadi. Yang ketiga berasal dari teman, dari KPLI Jogja juga, mengantarkan undangan dan mengajak ngobrol-ngobrol, pada saat yang sama.

Kalau boleh saya memilih, saya lebih suka melakukan hal yang ketiga. Ngobrol kan sante, walaupun ini berhubungan dengan hal teknis lho.

Masalah lainnya berhubungan dengan sifat saya yang well-organized :P. Kamar saya kebetulan berantakan belum tertata, apalagi sebelumnya narik-narik kabel untuk jaringan lokal. Kalau belum tertata rasanya tidak enak, karena saya saat ini hanya nongkrong di rumah saja. Tidak nyaman kan, duduk-duduk di lingkungan yang berantakan, nanti malah pikiran jadi ikutan kacau.

Kebetulan juga cucian juga menumpuk, yang cukup besar seperti jaket, sprei kasur turut menyemarakkan suasana. Catatan-catatan GTD di kertas-kertas kecil dan papan tulis memanggil-manggil untuk diorganisir. Rencana menulis aplikasi sekolah juga mengganggu pikiran, juga makalah presentasi tanggal 28 Mei di UII dan makalah untuk OSS Award (doakan ya). Draft buku tentang Kuliax yang dijadwalkan akhir bulan ini pun sepertinya akan tertunda. Selain itu saya punya utang terutama dengan Yuda untuk kabel UTP 35 meter, Wisnu untuk belanja di Mirota Kampus, …

Ya udah ini poin curhat yang terakhir, motor saya perlu diurus! belum dicuci dan … ada satu yang bikin getun. Untuk urusan komputer, saya pengen utek-utek apa aja yang bisa diutek-utek.

Btw, berikut link yang ingin saya tulis sejak minggu lalu tentang laporan Pojok Linux (PL) di Seminar JGOS 2007 di Auditorium MM UGM. Ini adalah PL yang paling berkesan bagi saya dari sekian PL yang pernah diadakan :-)

Iklan

10 thoughts on “Pagi 25.05

  1. Yuda

    mas, klo bisa dapet ip public aku mau ngasih mesin ‘percobaan’, yah agak butut sih tapi kayaknya bisa sekedar gateway, router, proxy. O ya, harddisknya blom beli :D

    Balas
  2. stwn

    Dapat IP public tapi dinamis, Yud. Kalau proxy kayaknya nggak bisa deh, paling cuma gateway/router. Untuk harddisk bisa dicarikan.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s