Menjadi Ibu Rumah Tangga?

Menjadi Ibu Rumah Tangga, Mengapa Harus Malu??

“Ah,…cuma ibu rumah tangga aja kok!” dengan malu-malu dan tersipu seorang akhwat menjawab pertanyaan kawannya tentang aktifitas apa yang digelutinya sekarang. Sedangkan di kalangan ikhwan yang pernah penulis temui, ada diantara mereka yang malu untuk menjawab profesi istrinya bila istrinya bukan seorang dokter, insinyur, guru, atau profesi terhormat lainnya. Maka jawaban yang muncul adalah: ”Biasa di rumah saja, mengurus anak-anak, cuma ibu RT aja,… ga ada aktifitas lainnya!” Duh, sebegitu hinakah profesi ini? Selanjutnya… (Jilbab Online)

Iklan

3 thoughts on “Menjadi Ibu Rumah Tangga?

  1. stwn

    semua profesi mempunyai tanggung jawab, jangan sampai seorang yang mempunyai profesi tertentu lupa kewajiban terutama tugas utamanya.

    seperti mahasiswa/murid lupa kewajiban utamanya untuk belajar, sedang dia ternyata lebih mementingkan hal/pekerjaan lain yang pada kenyataannya kurang bermanfaat atau merugikan dirinya atau orang lain :D

    Balas
  2. fathirhamdi

    ibu rumah tangga.. tetapi sebagian besar kerjanya dilakukan pembantu… kayaknya sama saja deh… jadi kesannya melarikan diri.. :)
    Asli! jadi ibu rumah tangga itu asli pekerjaan yang berat! yang bahkan suami, ayah, adik, kakak tidak dapat membantu yang menyebabkan pekerjaan itu menjadi lebih ringan. asli!

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s