Istirahat

Tanggal 14 Desember kemarin, pas pada saat Kuliax 6.0 akan diluncurkan, mendadak paginya perut saya bagian kanan dan kiri sakit, juga dada, badan demam. Batin saya “wah kenapa nih, jangan-jangan maag, tapi kok dada juga, dan demam”. Setelah itu malah kebelet ke belakang, menghasilkan “air”! (maap). Jadi tambah: (semacam) diare. Langsung saja makan obat diare, terus keluar dari rumah untuk cari makan walau badan lemes banget, dapat makanan: lontong opor. Makan, kondisi masih sama, ya sedikit ada tenaga buat jalan. Mampir ke warung beli minyak kayu putih, antangin, bisa saja ini masuk angin karena duduk lesehan setiap hari dan sepanjang hari.

Tanggal 15 Desember, masih ngurus rilis Kuliax 6.0. Publikasi, daftar di sourceforge.net, modifikasi halaman web, cari-cari ‘cermin’, dan lain-lain.

Sabtunya, tanggal 16 Desember, saya pulang ke Semarang, ambil ijazah untuk pendaftaran pendadaran, sekalian cari ‘cermin’ untuk Kuliax 6.0.

Pulang ke Jogja Senin, tanggal 18 Desember. Cuma sebentar di Semarang, tapi lumayan ada istirahat. Hari ini sudah daftar pendadaran, Alhamdulillah. Sisa dua (2) minggu buat ngurus pengiriman Kuliax 6.0 ke beberapa kota, InfoLINUX, persiapan Linux Day Januari 2007 di AMIKOM, dst. Ada waktu istirahat harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Istirahat memang seperti itu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s