Pulang ke Jogja

11:44> Hari ini saya pulang kembali ke Jogja, kota yang sampai saat ini masih menjadi impian tempat hidup saya.

barang-barang yang berantakan

Kurang lebih sebulan tinggal di rumah orang tua saya, Semarang, melanjutkan pekerjaaan yang sudah setahun lebih terbengkalai. Banyak hal tertunda, tapi tidak jadi masalah jika itu telah terjadi, disyukuri saja. Persiapkan detik-detik ke depan dengan sukacita. Setelah dhuhur saya akan berangkat. Seperti biasa naik bis Nusantara. Yaah memang udara panas membuat kita harus cari kendaraan yang ber-AC, apalagi sedang puasa. Safar menjadi nyaman, puasa pun aman.


19:48> Saya tidak pergi shalat tarawih, rasanya badan lemas. Mungkin karena malas, tapi dalam hati beralasan habis bepergian. Wah padahal lumayan ya kalau shalat Isya’ saja terus pulang. Saya termasuk orang yang munafiq, seperti dalam hadits Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam:

“Shalat paling berat pelaksanaannya bagi orang-orang munafik ialah shalat Isya’ dan shalat Shubuh. Andai mereka tahu kebaikan pada keduanya, tentu mereka mengerjakannya kendati dengan merangkak” (Diriwayatkan oleh Al Bukhari dan Muslim)

Saya mengutip hadits di atas dari “Taujih Ruhiyah” karya Abdul Hamid Al-Bilali.

Teringat barang bawaan Ibu –saya sedari kecil terbiasa memanggilnya Mamah, agak kemanja-manjaan mungkin :p, beliau membawakan banyak makanan/vit/… untuk bekal saya di Jogja. Biasanya saya agak malas jika disuruh membawa tambahan barang, tas punggung saja sudah cukup berat, tapi tak apalah, membahagiakan orang tua dan sebenarnya juga diri sendiri. Berikut daftar isi kantong kreseknya:

bekal

  1. Biskuit Kelapa Roma
  2. Kopi TORABIKA 3inONE, INDOCAFE Coffeemix, Ginseng Creamer
  3. Teh celup SariWangi
  4. Vitamin: VITACIMIN, Coral Calcium bekas Bapak
  5. Jamu: Sari Temulawak
  6. Gula Pasir
  7. Obat NALGESTAN, mungkin bukan merek terkenal tapi ini dari dokter, bekas Ibu

Ibu saya memang baik hati sekali, lihatlah pada gambar, ada namanya di plastik obat. Ya, beliau bernama Umi, semoga selalu diberikan kesehatan, berkah, rahmat, hidayah, dan surga-Nya. Amin.

Iklan

4 thoughts on “Pulang ke Jogja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s